Kemarau Tekan Pasokan Beras, Pedagang di Kerinci Kewalahan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasokan beras di Kerinci penurun

Pasokan beras di Kerinci penurun

KERINCI,JS– Kemarau panjang di Kabupaten Kerinci tidak hanya berdampak pada petani padi sawah. Para pedagang beras juga merasakan langsung tekanan akibat cuaca ekstrem yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Cuaca kering yang berkepanjangan mengganggu pengolahan lahan sawah. Kondisi ini memicu gagal panen di sejumlah wilayah dan menurunkan produktivitas padi di Kabupaten Kerinci secara signifikan.

Baca Juga :  Enam Pejabat Eselon II Pemkab Kerinci Dilantik, Ini Namanya

Seiring penurunan produksi padi, pasokan ke tingkat pedagang ikut menurun. Para pedagang beras kini kesulitan memperoleh padi untuk mereka olah menjadi beras. Padahal, selama ini mereka memasok beras ke pedagang sembako di Kerinci hingga ke luar daerah.

“Susah sekarang dapat padi. Kalaupun ada, jumlahnya tidak seperti sebelumnya,” kata Doni, pedagang beras di Kabupaten Kerinci, Jumat (6/2).

Doni menjelaskan, sebelumnya ia dengan mudah memperoleh pasokan padi langsung dari petani. Dalam kondisi normal, ia mampu membeli hingga lima ton padi dalam satu kali transaksi. Namun, kemarau panjang membuat pasokan tersebut tidak lagi stabil.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Perkuat Sinergi Akademik dengan UNJA

“Biasanya saya bisa dapat sampai lima ton untuk diolah jadi beras. Sekarang, kadang dapat, kadang tidak sama sekali,” ujarnya.

Selain itu, keterbatasan pasokan memicu persaingan antar pedagang beras. Para pedagang kini saling berebut padi di tingkat petani demi menjaga kelangsungan usaha dan memenuhi kebutuhan pasar.

Jika kemarau terus berlanjut, para pedagang memperkirakan tekanan terhadap ketersediaan beras akan semakin besar. Karena itu, mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menjaga pasokan dan menstabilkan harga beras di Kabupaten Kerinci.(AN)

Berita Terkait

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot
Bukan Bali atau Lombok, Ini Alasan Jambi Jadi Destinasi Favorit Baru 2026
APBD Jambi Tertekan! Belanja Pegawai Lewati Batas, Ini Strategi Pemprov Hadapi Krisis Anggaran
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK

Senin, 30 Maret 2026 - 20:30 WIB

Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot

Berita Terbaru