Kondisi Siswa Membaik, BBS Bakal Evaluasi Menyeluruh SPPG

Pasca Dugaan Keracunan Makanan Program MBG

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Muaro Jambi, BBS saat memantau kondisi siswa.

Bupati Muaro Jambi, BBS saat memantau kondisi siswa.

MUAROJAMBI,JS- Kondisi 120 siswa yang diduga keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Muaro Jambi berangsur pulih. sebagian besar sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Pemerintah Daerah Pastikan Kondisi Stabil

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), mengonfirmasi bahwa sebagian besar pasien telah membaik. “Alhamdulillah, sebagian sudah pulang dan kondisi siswa yang masih di RSUD Ahmad Ripin mulai stabil,” kata BBS.

Baca Juga :  Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG Muaro Jambi Bertambah

Tindakan Antisipasi

Sebagai langkah cepat untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menghentikan sementara operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sengeti. Pemkab juga tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang telah didistribusikan kepada para siswa.

Baca Juga :  BPOM: Program Makan Bergizi Masih Perlu Perbaikan

Penyidikan Tindak Lanjut oleh Satgas MBG

Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono mengungkapkan  penghentian operasional dapur dilakukan berdasarkan prinsip kehati-hatian. “Kami telah mengirim sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium. Badan Gizi Nasional dan Satgas MBG juga sudah turun ke lapangan untuk memeriksa proses pengolahan dan distribusi makanan tersebut,” jelasnya.

Evaluasi Menyeluruh untuk Jamin Keamanan Pangan

Bupati Bambang Bayu Suseno menambahkan, pihaknya kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG untuk memastikan bahwa semua prosedur memenuhi standar keamanan pangan yang ketat. “Kami berkomitmen untuk memperbaiki dan menjaga kualitas program MBG. Ini untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” kata BBS.

Komitmen Pemkab Muaro Jambi dalam Menjaga Kualitas Program

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menegaskan bahwa mereka berkomitmen penuh untuk menjaga keberlanjutan program MBG. Pemerintah akan terus memantau dan memastikan seluruh proses pengolahan dan distribusi makanan berlangsung dengan aman dan sesuai standar. “Kami ingin memastikan bahwa program ini tetap memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak tanpa mengorbankan kesehatan mereka,” tutup BBS.(*)

Berita Terkait

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg

Berita Terbaru