Koperasi Merah Putih di Jambi Kekurangan Minyak Goreng

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koperasi Desa Merah Putih Jambi kesulitan Stok

Koperasi Desa Merah Putih Jambi kesulitan Stok

JAMBI,JS – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, mulai berjalan di Kota Jambi. Program ini bertujuan memperkuat swasembada pangan, pemerataan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat melalui koperasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Koperasi Percontohan di Kelurahan Selamat Sudah Aktif

Salah satu koperasi percontohan yang aktif adalah Koperasi Merah Putih Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, dengan 100 anggota. Koperasi ini menghimpun simpanan pokok dan wajib sekaligus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi anggota dan warga sekitar.

Baca Juga :  Bantu Korban Bencana, Baznas Muaro Jambi Kumpulkan Donasi

Stok Minyak Goreng Menipis

Meski program berjalan, koperasi menghadapi masalah serius terkait stok bahan pangan, khususnya minyak goreng Minyakita. Ketua koperasi, Iie Hawari Isa, menyebut Bulog tidak memberikan pasokan stabil.

“Dulu kami memesan 80–100 dus per minggu. Kemudian Bulog menurunkan pasokan menjadi 50 dus, beberapa minggu bahkan tidak ada. Saat ini kami hanya menerima 8 dus per minggu,” ujarnya.

Baca Juga :  52 Pejabat Ikuti Lelang 10 Jabatan Kepala OPD di Muaro Jambi

Kebutuhan Tinggi, Pasokan Kurang

Kelurahan Selamat memiliki kebutuhan tinggi karena banyak UMKM (lebih dari 500) dan lokasinya dekat Pasar Keluarga, yang ramai di malam hari. Iie khawatir seluruh Koperasi Merah Putih di Kota Jambi tidak bisa memenuhi permintaan jika pasokan tetap rendah.

“Kami berharap Bulog menjelaskan alasan pasokan kurang dan menetapkan kuota mingguan supaya kami bisa melayani masyarakat dengan optimal,” tambahnya.

Harga Kompetitif, Permintaan Tinggi

Koperasi menjual kebutuhan pokok lebih murah dibanding pasar:

Gula pasir: Rp17.000/kg

Minyakita: Rp15.500/liter

Beras SPHP: Rp60.000/sak (5 kg)

Harga terjangkau membuat permintaan tinggi, tetapi stok yang minim menyulitkan koperasi memenuhi kebutuhan warga.

“Jika hanya menerima 8 dus, ongkos menjadi berat karena kami menjual murah. Bila masyarakat datang dan stok habis, kami menjelaskan apa adanya,” kata Iie.

Harapan Koperasi untuk Pasokan Stabil

Saat pasokan normal, koperasi mampu menjual hingga 10 dus minyak goreng per hari. Iie meminta Bulog meningkatkan pasokan sembako, khususnya minyak goreng, agar koperasi dapat menjalankan fungsi layanan masyarakat secara optimal.

Berita Terkait

Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair
Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya
Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair

Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:30 WIB

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis

Berita Terbaru