Kota Jambi Jadi Tuan Rumah MTQ ke-55, Diza Pastikan Venue hingga UMKM Siap

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI,JS- Pemerintah Kota Jambi terus mempercepat persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Sebagai tuan rumah, Pemkot Jambi tidak hanya menyiapkan venue utama, tetapi juga memastikan sejumlah masjid yang akan menjadi lokasi perlombaan mampu memberikan kenyamanan bagi peserta, panitia, dan masyarakat.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., turun langsung mengecek sejumlah lokasi pada Senin, 28 September 2026. Diza juga menjalankan perannya sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi dalam memastikan persiapan MTQ berjalan sesuai kebutuhan.

Peninjauan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan. Apalagi, MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi akan berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, Pemkot Jambi perlu memastikan setiap lokasi siap sejak jauh hari. Karena itu, Diza melihat langsung kondisi venue, fasilitas pendukung, lingkungan sekitar, hingga kebutuhan teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan cabang perlombaan.

Diza Cek Langsung Venue Utama MTQ

Agenda peninjauan Diza dimulai dari kawasan Ex Arena MTQ yang berada di Jalan Pintu IV, Lorong Swadaya, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan.

Lokasi tersebut menjadi salah satu titik utama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi. Dari lokasi itu, Diza mengecek berbagai kebutuhan yang harus pemerintah dan panitia siapkan sebelum peserta dari berbagai daerah datang ke Kota Jambi.

Menurut Diza, pengecekan langsung memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi lapangan. Pemerintah juga dapat segera mengidentifikasi kebutuhan yang masih memerlukan pembenahan.

Diza ingin seluruh unsur pendukung acara bergerak secara terukur. Dengan begitu, panitia tidak hanya fokus pada pelaksanaan lomba, tetapi juga mampu memberikan pengalaman yang nyaman bagi peserta dan masyarakat yang datang menyaksikan rangkaian MTQ.

Selain venue utama, Pemkot Jambi juga memperhatikan berbagai kebutuhan pendukung. Persiapan tersebut mencakup panggung, fasilitas lokasi, pengaturan kawasan, hingga keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Sedikitnya 10 Masjid Jadi Lokasi Perlombaan

Persiapan MTQ tahun ini memiliki pola yang cukup luas. Pemkot Jambi tidak memusatkan seluruh cabang perlombaan pada satu lokasi.

Sebaliknya, pemerintah menyiapkan sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Kota Jambi sebagai lokasi pelaksanaan beberapa cabang lomba. Sedikitnya 10 masjid masuk dalam persiapan venue MTQ ke-55.

Penggunaan masjid membawa makna tersendiri. Selain menyediakan tempat yang representatif untuk perlombaan, konsep tersebut dapat mendekatkan kegiatan MTQ dengan kehidupan masyarakat di lingkungan sekitar.

Dengan pola tersebut, masyarakat tidak harus datang ke satu kawasan untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran peserta dan aktivitas MTQ juga dapat menyebar ke sejumlah wilayah Kota Jambi.

Lebih dari itu, pemerintah ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat syiar Al-Qur’an. Kegiatan MTQ dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk kembali mendekatkan aktivitas keagamaan dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Sempat Cerah Beberapa Hari, Kota Jambi Kembali Diselimuti Kabut Asap dengan Udara yang Masuk Kategori Tidak Sehat

Masjid Nurul Hidayah Masuk dalam Persiapan Venue

Salah satu lokasi yang mendapat perhatian Diza yakni Masjid Nurul Hidayah di Jalan RB Siagian Nomor 184, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan.

Panitia menyiapkan masjid tersebut sebagai salah satu lokasi perlombaan, termasuk untuk cabang Qira’at.

Saat meninjau lokasi, Diza tidak hanya melihat kondisi fisik bangunan. Ia juga mengecek kesesuaian lokasi dengan kebutuhan teknis perlombaan.

Pengecekan semacam ini penting karena setiap cabang MTQ memiliki kebutuhan yang berbeda. Panitia perlu memperhitungkan ruang peserta, area juri, penonton, fasilitas pendukung, akses masuk, serta kenyamanan masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas ibadah.

Diza menyampaikan bahwa dirinya meninjau tiga masjid dalam agenda tersebut. Ia ingin memastikan setiap lokasi benar-benar siap sebelum panitia menggunakannya sebagai tempat perlombaan.

Jadwal Lomba Harus Tetap Hormati Aktivitas Ibadah

Pemanfaatan masjid sebagai venue MTQ juga membawa tanggung jawab tersendiri. Pemerintah harus menjaga keseimbangan antara kegiatan perlombaan dan fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah.

Karena itu, panitia akan mengatur jadwal perlombaan agar tidak mengganggu waktu ibadah masyarakat.

Langkah tersebut menjadi perhatian penting karena masjid tetap menjalankan fungsi utamanya selama pelaksanaan MTQ berlangsung. Peserta, panitia, dan masyarakat harus dapat menjalankan kegiatan masing-masing secara tertib.

Diza menegaskan bahwa penyelenggaraan lomba di masjid tidak boleh mengurangi kenyamanan jamaah.

Dengan pengaturan waktu yang tepat, kegiatan MTQ justru dapat menghadirkan suasana religius yang lebih kuat di tengah masyarakat.

MTQ Bukan Sekadar Ajang Perlombaan

MTQ selama ini identik dengan kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an. Namun, Pemkot Jambi melihat agenda tingkat provinsi tersebut memiliki dampak yang lebih luas.

Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota akan membawa aktivitas masyarakat ke sejumlah kawasan di Kota Jambi. Kondisi tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk ikut merasakan atmosfer MTQ.

Pada saat yang sama, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi daerah.

Pemkot Jambi juga menyiapkan keterlibatan UMKM dalam rangkaian kegiatan. Pelaku usaha lokal dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan produk kepada peserta, tamu, dan masyarakat yang hadir.

Dengan demikian, MTQ tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga membuka ruang interaksi ekonomi masyarakat.

Selain UMKM, Kota Jambi memiliki peluang untuk memperkenalkan budaya dan destinasi wisata kepada tamu dari luar daerah. Peserta dan pendamping yang datang untuk mengikuti MTQ dapat mengenal lebih dekat berbagai potensi yang dimiliki Kota Jambi.

Baca Juga :  Kasus ISPA di Jambi Turun Jadi 7.236 Kasus, Warga Diminta Tetap Jaga Kesehatan

11 Kabupaten dan Kota Siap Meramaikan MTQ

MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi akan mempertemukan kafilah dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Daerah yang akan mengikuti ajang tersebut meliputi Kabupaten Batanghari, Bungo, Kerinci, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, serta Kota Jambi dan Kota Sungai Penuh.

Kehadiran kafilah dari seluruh wilayah tersebut membuat persiapan tuan rumah semakin penting.

Pemkot Jambi harus memastikan peserta mendapatkan lokasi lomba yang layak. Pada saat yang sama, pemerintah juga perlu menjaga kelancaran mobilitas, kenyamanan lingkungan, serta koordinasi antarpihak.

Karena itu, pengecekan venue sejak sekarang menjadi langkah strategis. Pemerintah masih memiliki waktu untuk memperbaiki sejumlah fasilitas apabila menemukan kebutuhan yang belum terpenuhi.

Pemkot Jambi Perkuat Koordinasi Menjelang Hari H

Persiapan MTQ tidak hanya melibatkan pemerintah. Panitia, LPTQ, pengurus masjid, pelaku UMKM, masyarakat, dan berbagai unsur pendukung memiliki peran masing-masing.

Koordinasi antarpihak menjadi kunci agar setiap kebutuhan dapat tertangani sebelum pelaksanaan.

Diza juga menaruh perhatian pada aspek teknis yang masih masuk tahap evaluasi. Beberapa hal seperti ukuran panggung, kesiapan acara, kondisi kawasan, hingga keterlibatan UMKM masih terus pemerintah periksa.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa persiapan tidak berhenti pada penentuan lokasi. Pemerintah juga harus memastikan setiap lokasi mampu mendukung pelaksanaan lomba secara keseluruhan.

Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal sekitar satu bulan, setiap evaluasi akan menjadi bahan untuk menentukan langkah berikutnya.

Momentum Memperkuat Kecintaan Generasi Muda terhadap Al-Qur’an

Di balik persiapan teknis, Pemkot Jambi membawa tujuan yang lebih besar melalui penyelenggaraan MTQ ke-55.

Pemerintah ingin kegiatan tersebut mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, terutama di kalangan generasi muda.

Kehadiran MTQ di masjid-masjid juga dapat memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk menyaksikan langsung aktivitas keagamaan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah.

Situasi tersebut dapat menciptakan pengalaman yang berbeda dibandingkan kegiatan keagamaan yang berlangsung secara rutin.

Karena itu, pemerintah berharap masyarakat menyambut baik pelaksanaan MTQ dan ikut menjaga suasana selama kegiatan berlangsung.(*)

Berita Terkait

Flyover Sungai Penuh–Tapan Masuk Meja Pembahasan, Begini Langkah Wako Alfin
Dinas PMD Sungai Penuh dan LAPIN Bungkam, Kisruh Bimtek BPD Bisa Jadi Bumerang Bagi Walikota
Kabut Asap Cukup Pekat Selimuti Kerinci-Sungai Penuh Hari ini, Warga : Berbau dan Membuat Mata Perih
Perkembangan Terbaru Seleksi 5 Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh, Ini Penjelasan BKPSDM
Wako Alfin Tampung Aspirasi Tokoh Masyarakat Sungai Penuh, Sejumlah Proyek Pembangunan Masuk Prioritas 2027
Harga Pinang Tanjabtim Kembali Menguat, Tembus Rp25 Ribu per Kg di Tengah Produksi Menurun
8 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa 2026, KPPN Sungai Penuh Desak Pemdes Bergerak
Pemkab Merangin Perketat Pengawasan Dana BOSP, Sekda Minta Setiap Rupiah Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:01 WIB

Kota Jambi Jadi Tuan Rumah MTQ ke-55, Diza Pastikan Venue hingga UMKM Siap

Selasa, 29 September 2026 - 16:20 WIB

Flyover Sungai Penuh–Tapan Masuk Meja Pembahasan, Begini Langkah Wako Alfin

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIB

Dinas PMD Sungai Penuh dan LAPIN Bungkam, Kisruh Bimtek BPD Bisa Jadi Bumerang Bagi Walikota

Selasa, 29 September 2026 - 12:01 WIB

Kabut Asap Cukup Pekat Selimuti Kerinci-Sungai Penuh Hari ini, Warga : Berbau dan Membuat Mata Perih

Selasa, 29 September 2026 - 10:50 WIB

Perkembangan Terbaru Seleksi 5 Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh, Ini Penjelasan BKPSDM

Berita Terbaru