KRAS-Groundbreaking: Danantara Jadi Motor Proyek Baja

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DANANTARA-KRAS

DANANTARA-KRAS

BISNIS,JS – PT Krakatau Steel (KRAS) memastikan proyek hilirisasi besi dan baja yang digagas bersama Danantara Indonesia akan mulai tahap groundbreaking tahun ini. Keputusan ini membuat rencana kerja sama sebelumnya dengan investor asal China harus disesuaikan.

Danantara Ambil Peran Utama, China Hanya Mitra Teknologi

Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio KRAS, Hernowo, menjelaskan bahwa sebelumnya perusahaan mempertimbangkan investor China karena keterbatasan finansial. Namun, kini situasinya berbeda.

Baca Juga :  Danantara Mulai Groundbreaking 6 Proyek Industri Strategis

“Dengan Danantara masuk, proyek bisa berjalan tanpa perlu investor lain. Kemitraan masih memungkinkan, tapi kontrol tetap berada di Indonesia,” kata Hernowo saat ditemui di Ayana Midplaza Jakarta, Kamis (5/2/2026). Ia menambahkan, China masih bisa berkontribusi sebagai mitra teknologi, tetapi tidak memegang kendali mayoritas.

Latar Belakang Kerja Sama Sebelumnya dengan China

Sebelumnya, KRAS dan Delong Steel Group, produsen baja asal China peringkat ke-11 dunia, menjajaki pembangunan pabrik baja berkapasitas 3 juta ton per tahun di Kawasan Industri Cilegon, Banten, di atas lahan seluas 500 hektare. Tujuannya bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mentransfer teknologi melalui konsep green steel.

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Transformasi BEI, Danantara Siap Masuk

“China tetap bisa berperan di belakang layar atau dalam hal teknologi, bisa juga Korea, tapi mereka tidak akan mengendalikan proyek,” jelas Hernowo.

Fokus Proyek: Hilirisasi Bahan Tambang Nasional

Proyek ini menjadi bagian dari agenda hilirisasi KRAS, yang mengubah bahan tambang seperti iron ore dan iron sand menjadi baja karbon.

Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia telah menjadwalkan groundbreaking pabrik baja terpadu pada Maret 2026, dengan kapasitas produksi sekitar 3 juta ton per tahun.

Mengurangi Dominasi Baja Impor

COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menekankan bahwa pengembangan kapasitas di sektor hulu menjadi prioritas. Tujuannya untuk mengurangi dominasi baja impor yang selama ini menguasai pasar domestik.

“Kapasitas produksinya mencapai 3 juta ton per tahun. Langkah ini menguatkan kemandirian industri baja nasional,” ujar Dony dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga :  Penerimaan Pajak Melejit Rp116 Triliun di Awal 2026

Proyek Jadi Investasi Prioritas

Dengan dukungan Danantara, KRAS menegaskan proyek hilirisasi ini menjadi investasi prioritas. Kontrol tetap di tangan Indonesia, sambil membuka peluang kerja sama teknologi dengan mitra asing. Proyek ini juga menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok baja nasional.(*)

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 30 Juni 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap Semua Kadar Karat
Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini
Resmi Berubah, Berikut Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juni 2026
Tabungan Emas vs Beli Emas Langsung, Mana Lebih Untung di 2026?
Cara Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian 2026, Pinjaman Hingga Rp200 Juta
Aturan Baru OJK 2026: Finfluencer Wajib Punya Sertifikasi atau Terancam Diblokir
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 25 Juni 2026 Turun, Cek Daftar Lengkap Emas 24 Karat hingga 5 Karat Sebelum Beli
Dolar AS Dekati Rp18.000, Berikut Kurs Terbaru di Bank BCA, BRI, Mandiri dan BNI
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:02 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 30 Juni 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap Semua Kadar Karat

Senin, 29 Juni 2026 - 11:01 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:01 WIB

Resmi Berubah, Berikut Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juni 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:01 WIB

Tabungan Emas vs Beli Emas Langsung, Mana Lebih Untung di 2026?

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:31 WIB

Cara Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian 2026, Pinjaman Hingga Rp200 Juta

Berita Terbaru

Teknologi

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:01 WIB