SUNGAIPENUH,JS- Sebanyak 12 Sekolah Dasar (SD) di Kota Sungai Penuh kini berada di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah. Kondisi ini muncul setelah masa jabatan kepala sekolah definitif di sejumlah SD tersebut berakhir.
Untuk menjaga stabilitas pendidikan, pemerintah daerah segera mengambil langkah pengisian jabatan sementara agar aktivitas sekolah tetap berjalan normal.
Dinas Pendidikan Pastikan Kegiatan Belajar Tetap Berjalan
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bobi Haryanto, menegaskan bahwa penunjukan Plt kepala sekolah bertujuan memastikan proses belajar mengajar tidak terganggu.
Menurutnya, kekosongan jabatan berpotensi menghambat pengambilan keputusan di sekolah. Oleh karena itu, pihaknya langsung menunjuk Plt agar manajemen sekolah tetap aktif dan terarah.
Selain itu, Bobi menjelaskan bahwa sebagian besar Plt kepala sekolah berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, satu sekolah dipimpin oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinilai memiliki kompetensi kepemimpinan memadai.
Ia menyebutkan, di bawah kepemimpinan PPPK tersebut, sekolah yang sebelumnya kekurangan siswa justru mengalami peningkatan jumlah peserta didik. Fakta ini, menurut Bobi, menunjukkan bahwa kualitas kepemimpinan tidak hanya bergantung pada status kepegawaian.
Lebih jauh, Bobi berharap seluruh Plt kepala sekolah mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Ia juga mendorong mereka untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan tata kelola sekolah.
Sementara menunggu penetapan kepala sekolah definitif, Dinas Pendidikan akan terus melakukan evaluasi agar roda pendidikan di Kota Sungai Penuh tetap bergerak optimal.
Langkah Strategis Jaga Stabilitas Sekolah
Dengan kepemimpinan yang tetap berjalan, kualitas pendidikan di Kota Sungai Penuh diharapkan terus terjaga tanpa gangguan.
“Pelayanan pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama, apa pun kondisinya,” tutup Bobi.(*)









