Labkesda Kota Jambi Naik Kelas, Air Minum dan Pangan Kini Diperiksa Lebih Ketat

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi peresmian laboratorium kesehatan Kota jambi oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza

Prosesi peresmian laboratorium kesehatan Kota jambi oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza

JAMBI,JS- Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat sistem pengawasan kesehatan lingkungan. Terbaru, Pemkot meresmikan gedung baru Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza. Momentum ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan laboratorium kesehatan yang lebih modern dan profesional.

Fasilitas Modern, Layanan Semakin Lengkap

Gedung Labkesda yang baru menghadirkan fasilitas yang lebih representatif. Ruang pemeriksaan tertata lebih nyaman, sementara peralatan laboratorium kini jauh lebih lengkap dan mutakhir. Dengan dukungan tersebut, petugas dapat melakukan berbagai jenis pengujian secara lebih cepat dan akurat.

Maulana menegaskan, Labkesda bukan sekadar bangunan baru. Lebih dari itu, fasilitas ini berfungsi sebagai pusat pengawasan kualitas lingkungan dan pangan di Kota Jambi.

Baca Juga :  PHK PPPK Mengancam! 1,3 Juta Pegawai Terancam Kehilangan Pekerjaan, Ekonomi Daerah Bisa Terpukul

Fokus Utama: Pengujian Kualitas Air

Selanjutnya, Labkesda memprioritaskan pemeriksaan kualitas air yang dikonsumsi masyarakat. Pengujian mencakup air dari PDAM hingga depot air minum isi ulang yang jumlahnya terus meningkat.

“Alhamdulillah, saat ini Labkesda sudah mampu memeriksa kualitas air secara lengkap, termasuk mendeteksi kandungan bahan berbahaya,” kata Maulana.

Sebagai ibu kota Provinsi Jambi, Kota Jambi memiliki banyak unit usaha air minum dengan produksi besar setiap hari.

Tidak berhenti pada air, Labkesda juga memperluas layanan pengujian makanan. Laboratorium ini mampu mendeteksi zat berbahaya seperti boraks dan formalin yang kerap ditemukan pada produk pangan.

Pengujian ini semakin krusial seiring bertambahnya jumlah dapur penyedia makanan dalam program SPPG yang kini mencapai 76 dapur.

“Keamanan pangan harus menjadi perhatian utama. Uji laboratorium wajib dilakukan agar masyarakat benar-benar terlindungi,” tegas Maulana.

Layani Daerah Lain dan Periksa Vektor Penyakit

Selain melayani kebutuhan internal, Labkesda Kota Jambi juga membuka peluang bagi daerah lain yang belum memiliki fasilitas serupa untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan.

Baca Juga :  Toyota i-Road: Mobil Mini Listrik yang Bikin Parkir Tidak Repot Lagi

Di sisi lain, lantai tiga gedung baru ini menyediakan fasilitas khusus pemeriksaan vektor penyakit, seperti nyamuk, tikus, tungau, dan lalat. Hewan-hewan tersebut dikenal sebagai penyebar berbagai penyakit, sehingga pengawasan dan identifikasi dini menjadi kunci pencegahan wabah.

Dorong Perlindungan Kesehatan dan PAD

Ke depan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen terus meningkatkan kapasitas serta cakupan layanan Labkesda. Upaya ini bertujuan menjawab tantangan kesehatan lingkungan yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat kontribusi sektor jasa laboratorium terhadap PAD.

Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan kemampuan uji yang semakin luas, Labkesda Kota Jambi diharapkan tumbuh sebagai pusat rujukan pemeriksaan kualitas air, pangan, dan lingkungan di Provinsi Jambi.(*)

Berita Terkait

WALHI Desak Pemerintah Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Dinilai Mengancam Lingkungan dan Warisan Dunia
20 Warga Suku Anak Dalam Terima PKH di Sarolangun, Dinsos Ungkap Peluang Penerima Bertambah pada 2026
Satgas Bergerak! Aktivitas PETI di Geopark Merangin Ditertibkan Jelang Revalidasi UNESCO 2026
Jalan Masgo Kerinci Mulai Diperbaiki, Dinas PUPR Kebut Pengerasan Ruas Strategis Penopang Ekonomi Warga
Hermendizal Perkuat Layanan Kesehatan Kerinci, RSUD Bukit Tengah Siap Kurangi Rujukan Pasien
Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Hamil! Ketua TP-PKK Sungai Penuh Ajak Ibu Hamil Ikuti Gebyar Kelas Ibu Hamil 2026
Wali Kota Alfin Perjuangkan Status Bukit Khayangan di Kementerian LH, Investasi dan Pariwisata Sungai Penuh Berpeluang Melesat
Kerinci Masih Kekurangan 9 Dokter Paru, Gubernur Jambi Dorong Dokter Umum Melanjutkan Pendidikan Spesialis
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:01 WIB

WALHI Desak Pemerintah Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Dinilai Mengancam Lingkungan dan Warisan Dunia

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:01 WIB

20 Warga Suku Anak Dalam Terima PKH di Sarolangun, Dinsos Ungkap Peluang Penerima Bertambah pada 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Satgas Bergerak! Aktivitas PETI di Geopark Merangin Ditertibkan Jelang Revalidasi UNESCO 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:01 WIB

Jalan Masgo Kerinci Mulai Diperbaiki, Dinas PUPR Kebut Pengerasan Ruas Strategis Penopang Ekonomi Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:01 WIB

Hermendizal Perkuat Layanan Kesehatan Kerinci, RSUD Bukit Tengah Siap Kurangi Rujukan Pasien

Berita Terbaru