Langkah Nekat Paramount: Akuisisi Warner Bros Bernilai Rp1.700 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Netflix

Netflix

TEKNOLOGI,JS- Konsolidasi raksasa di industri hiburan global akhirnya benar-benar terwujud. Paramount Global secara resmi mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Warner Bros. Discovery. Langkah strategis ini langsung mengubah arah persaingan bisnis media dunia.

Nilai transaksi mencapai USD 111 miliar atau sekitar Rp1.700 triliun. Melalui kesepakatan tersebut, Paramount menunjukkan ambisi besar sekaligus keberanian mengambil risiko di tengah tekanan industri hiburan global yang semakin ketat.

Netflix Mundur, Paramount Bergerak Cepat

Paramount menyampaikan pengumuman akuisisi pada Jumat waktu setempat. Sehari sebelumnya, Netflix memilih mundur dari proses penawaran. Netflix menilai valuasi yang muncul dalam negosiasi sudah tidak lagi menarik secara finansial.

Baca Juga :  YouTube Raup US$60 Miliar di 2025, Kalahkan Netflix

Sebaliknya, Paramount membaca situasi dengan sudut pandang berbeda. Saat pesaing menahan langkah, Paramount justru bergerak cepat dan mengamankan peluang strategis.

Harga Saham Jelas, Skema Tambahan Ditetapkan

Dalam kesepakatan tersebut, Paramount menyepakati harga USD 31 per saham Warner Bros. Discovery. Selain harga saham, Paramount juga menambahkan skema ticking fee sebesar 0,25 dolar AS per kuartal bagi pemegang saham.

Skema ini mulai berlaku setelah 30 September 2026. Dengan skema tersebut, durasi proses persetujuan regulator akan langsung memengaruhi besaran akhir nilai transaksi.

Penalti Regulasi Tegaskan Keseriusan

Untuk mengantisipasi hambatan perizinan, Paramount dan Warner Bros. Discovery menyepakati klausul penalti regulasi senilai USD 7 miliar. Klausul ini akan berlaku jika otoritas berwenang menggagalkan transaksi.

Baca Juga :  iPad Mini Berubah Drastis, Kini Lebih Kencang dan Lebih Pintar

Melalui ketentuan ini, kedua perusahaan menegaskan komitmen kuat untuk menyelesaikan akuisisi, meski harus menghadapi risiko finansial yang besar.

Pendanaan Disusun Secara Agresif

Dari sisi pembiayaan, Paramount menyusun struktur pendanaan agresif. Pertama, keluarga Ellison bersama RedBird Capital menyuntikkan komitmen ekuitas senilai USD 47 miliar.

Selanjutnya, Paramount menghimpun pembiayaan utang sebesar USD 54 miliar dari konsorsium lembaga keuangan, yang melibatkan Bank of America, Citigroup, dan Apollo Global Management.

Pada tahap berikutnya, Paramount membuka peluang bagi mitra strategis dan finansial lain untuk bergabung sebelum penutupan transaksi. Perusahaan menargetkan penyelesaian akuisisi pada kuartal III tahun ini.

Operasional Tetap Berjalan Terpisah

Setelah transaksi tuntas, Paramount dan Warner Bros. akan tetap menjalankan operasional sebagai studio independen. Keduanya menargetkan produksi masing-masing 15 film per tahun.

Selain itu, setiap film akan memperoleh jendela tayang eksklusif 45 hari di bioskop sebelum masuk ke layanan premium video on demand. Strategi ini menjaga keseimbangan antara pendapatan layar lebar dan distribusi digital.

Strategi Konten Tetap Fleksibel

Di luar produksi internal, Paramount tetap menjual konten ke pihak ketiga dan terus membeli program dari studio lain. Langkah ini memungkinkan perusahaan menjaga arus pendapatan yang beragam di tengah perubahan cepat pola konsumsi hiburan global.

Pada akhirnya, akuisisi bernilai jumbo ini menempatkan Paramount sebagai salah satu kekuatan dominan di industri hiburan dunia sekaligus membuka babak baru persaingan antara studio besar dan platform streaming global.(*)

Berita Terkait

Cara Mendapatkan Banyak Endorse di TikTok: Strategi Kreator Pemula Agar Dilirik Brand Besar 2026
Pajak Marketplace Resmi Berlaku! Seller Shopee dan Tokopedia Mulai Dipotong Otomatis per Agustus 2026
Samsung Galaxy Ring 2 Segera Hadir? Dukungan iPhone dan AI Kesehatan Jadi ‘Senjata’ Baru
Bank Jago Aman atau Tidak? Ini Panduan Lengkap Agar Rekening Tetap Aman di Era Bank Digital
Cara Transfer Uang di Bank Jago Gratis Biaya Admin, Begini Trik Hemat Transfer Antarbank Pakai BI-FAST
3 Tahun Main TikTok Tapi Belum Pernah Gajian? Ini Penyebab Utama dan Cara Cepat Monetisasi Agar Cuan Tiap Bulan
Pendapatan FB Pro Tiba-Tiba Turun? Ini Penyebab Utama dan Cara Ampuh Mengatasinya
Cara Membuat Website Bisnis Tanpa Coding, Mudah untuk Pemula dan UMKM
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:02 WIB

Cara Mendapatkan Banyak Endorse di TikTok: Strategi Kreator Pemula Agar Dilirik Brand Besar 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:01 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku! Seller Shopee dan Tokopedia Mulai Dipotong Otomatis per Agustus 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Samsung Galaxy Ring 2 Segera Hadir? Dukungan iPhone dan AI Kesehatan Jadi ‘Senjata’ Baru

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:01 WIB

Bank Jago Aman atau Tidak? Ini Panduan Lengkap Agar Rekening Tetap Aman di Era Bank Digital

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:01 WIB

Cara Transfer Uang di Bank Jago Gratis Biaya Admin, Begini Trik Hemat Transfer Antarbank Pakai BI-FAST

Berita Terbaru