Longsor Cisarua: 7 Orang Meninggal, 82 Warga Masih Dicari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di Bndung

Longsor di Bndung

BANDUNG,j,JS– Sebuah tanah longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari menelan tujuh korban jiwa di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga pukul 10.30 WIB, tim evakuasi masih mencari 82 warga yang belum ditemukan.

Longsor Terjadi di Tengah Hujan Deras

BNPB menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah, Kecamatan Cisarua. Hujan deras yang berlangsung lama menyebabkan material longsor menimbun permukiman warga.

Selain korban meninggal, 23 warga berhasil diselamatkan. Dampak bencana menyentuh sekitar 34 kepala keluarga atau 113 jiwa. Tim di lapangan masih mendata jumlah rumah yang terdampak.

Upaya Penanganan Darurat dan Pencarian Korban

Baca Juga :  Siap-siap Bansos Tahap I Segera Cair, Ini Kata Mensos RI

“Kami bersama BPBD Kabupaten Bandung Barat langsung melakukan kaji cepat dan penanganan darurat. Tim masih fokus mencari korban dan memantau kondisi di lokasi,” kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Kabupaten Bandung Barat kini berada dalam Status Siaga Darurat Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem, dan Tanah Longsor sejak 1 Oktober 2025 hingga 30 April 2026. Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga tanggal yang sama.

Operasi Modifikasi Cuaca untuk Mitigasi

Baca Juga :  Tiga Desa Nunukan Masuk Malaysia, Indonesia Dapat Tanah

Seiring meningkatnya bencana hidrometeorologi, BNPB menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 12 Januari 2026 di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dua pesawat, PK-JVH dan CASA 212 A-2105, meyemai awan untuk menurunkan intensitas hujan.

Pesawat PK-JVH melaksanakan 32 sortie di Jawa Barat dengan total 32.000 kilogram bahan semai pada 13–22 Januari, sedangkan CASA 212 A-2105 melakukan 19 sortie di DKI Jakarta dengan 12.400 kilogram bahan semai pada 16–22 Januari. Sejak 23 Januari, BNPB menambah dua pesawat Caravan untuk memperluas operasi ke wilayah rawan, termasuk Banten jika curah hujan ekstrem meningkat.

Imbauan untuk Warga Rawan Longsor

BNPB meminta warga yang tinggal di daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung lama. Warga diminta segera mengevakuasi diri jika kondisi lingkungan sekitar terlihat tidak aman.(TIM)

Berita Terkait

Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif
Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol
Hoaks PPPK 2026, 3 Fakta Penting soal Status ASN yang Wajib Kamu Tahu!
Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!
Tarif Listrik April 2026 Resmi Diumumkan: Tidak Naik, Tapi Tagihan Bisa Membengkak! Ini Penyebabnya
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil
Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda
BREAKING: Harga BBM 1 April 2026! Cek Daftar Baru Pertamax, Solar & Dampaknya ke Dompet Anda
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif

Rabu, 1 April 2026 - 16:00 WIB

Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!

Rabu, 1 April 2026 - 09:30 WIB

Tarif Listrik April 2026 Resmi Diumumkan: Tidak Naik, Tapi Tagihan Bisa Membengkak! Ini Penyebabnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:00 WIB

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil

Berita Terbaru