Masuki Puncak Musim Penghujan, Ini Himbauan BMKG Kerinci

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi himbauan BMKG Kerinci akan dampak akhir Musim Penghujan

Ilustrasi himbauan BMKG Kerinci akan dampak akhir Musim Penghujan

KERINCI,JS- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Depati Parbo Kerinci memprediksi puncak musim penghujan akan terjadi pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026. Dengan prediksi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama periode itu.

Baca Juga :  Proyek Irigasi WIKA di Muara Jaya Sungai Penuh Tuai Sorotan

Kepala BMKG Depati Parbo Kerinci, Kurnia Ningsih, menjelaskan bahwa risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor akan meningkat pada puncak musim penghujan. Oleh karena itu, Kurnia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama.

“Kami menghimbau agar masyarakat selalu memantau perkembangan cuaca, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dalam jangka waktu panjang,” ujar Kurnia dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (2/1/2025).

Selain itu, Kurnia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke selokan atau sungai, seperti Sungai Penuh. Sampah yang menumpuk dapat menghambat aliran air dan berisiko meningkatkan potensi banjir.

“Menjaga kebersihan lingkungan sangat penting. Hindari membuang sampah sembarangan ke sungai atau selokan karena dapat memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko banjir,” tegas Kurnia.

Baca Juga :  BRMP Uji Coba Penanaman Gandum di Kerinci dan Sungai Penuh

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kebiasaan hidup bersih dan sehat serta penanganan sampah yang tepat adalah langkah utama untuk mengurangi risiko terjadinya bencana.

BMKG juga meminta masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu siaga. Jika hujan deras disertai tanda-tanda alam yang membahayakan, masyarakat diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang aman.

“Bagi mereka yang tinggal di daerah rawan longsor, kami mengimbau untuk lebih berhati-hati. Jika hujan deras dan tanda-tanda alam yang mencurigakan muncul, segera cari tempat yang lebih aman,” tambah Kurnia.

BMKG Stasiun Depati Parbo Kerinci akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Dengan kewaspadaan bersama, BMKG berharap dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama puncak musim penghujan dapat diminimalkan.(AN)

Berita Terkait

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:10 WIB

DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program

Berita Terbaru