BRMP Uji Coba Penanaman Gandum di Kerinci dan Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Uji Coba penanaman gandum di Kerinci dan Sungai Penuh.

Ilustrasi Uji Coba penanaman gandum di Kerinci dan Sungai Penuh.

JAMBI,JS–Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Jambi mulai menanam gandum di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Kedua wilayah ini dipilih karena berada di dataran tinggi dan memiliki kondisi agroklimatologi yang strategis.

Ketua Tim Kerja Layanan Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Jambi, Endi Putra, mengatakan pihaknya menanam awal dalam skala kecil. Masing-masing daerah menanam lima hektare sebagai percobaan.

Baca Juga :  Candi Muaro Jambi Bakal Pulih, Pemerintah Serius Turun Tangan

“Wilayah dataran tinggi Kerinci dan Sungai Penuh memiliki potensi besar untuk pengembangan gandum. Oleh karena itu, kami menanam lima hektare per daerah untuk melihat keberhasilan,” jelas Endi, Jumat.

Tim pengembangan gandum akan fokus di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Jika uji coba berhasil, mereka akan memperluas program ini. Di Kota Sungai Penuh, mereka menanam di Desa Renah Kayu Embun seluas lima hektare. Sementara di Kabupaten Kerinci, mereka menanam di Kayu Aro dan Kecamatan Depati Tujuh, masing-masing lima hektare.

Baca Juga :  Dua Kades Hadapi Masalah Hukum, Pemkab Kerinci Tunjuk PLT

Endi menambahkan rencana ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian saat berkunjung ke Kerinci beberapa waktu lalu.

“Pengembangan gandum ini merupakan bagian dari anjuran Menteri Pertanian. Dengan cara ini, kita bisa mendorong diversifikasi dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Endi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menyebut Jambi sebagai lokasi percobaan pengembangan gandum perdana di Indonesia. Kementerian Pertanian memprioritaskan pengembangan gandum sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Revitalisasi SD di Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemerintah Pusat

Selain itu, Kementan menilai gandum sebagai komoditas strategis yang memerlukan pengembangan intensif. Mereka melakukan studi agroklimatik ke Yordania dan Brasil. Lebih jauh lagi, Kementan membangun kemitraan dengan perguruan tinggi, industri, dan TNI untuk mendukung riset dan pengembangan tanaman gandum.(AN)

Berita Terkait

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran
Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:01 WIB

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Berita Terbaru

IHSG

Bisnis

IHSG Ditutup Anjlok, Investor Dibayangi Tekanan Jual Besar

Selasa, 30 Jun 2026 - 23:01 WIB