JAKARTA,JS– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama libur sekolah Desember hingga awal Januari 2026. Untuk memastikan anak-anak mendapat gizi, Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan beberapa cara menyalurkan MBG, meski sekolah libur.
BGN Tetap Salurkan MBG untuk Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan bahwa BGN tetap menyalurkan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Sementara itu, BGN melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan mendata anak-anak sekolah yang mau mengambil MBG di sekolah.
“SPPG mencatat berapa banyak anak yang mau datang dan seberapa sering mereka mengambil MBG,” ujar Dadan.
Menu Siap Santap Disiapkan di Awal Libur
Selain itu, BGN menyiapkan menu siap santap untuk siswa di awal libur. Menu ini berisi telur, buah, susu, abon, atau dendeng, dan berlaku maksimal 4 hari.
“Menu awal libur tersedia selama maksimal 4 hari dengan kualitas bergizi tinggi,” tambah Dadan.
BGN Sediakan Opsi Antar ke Rumah
Di samping itu, BGN menyiapkan antar ke rumah bagi siswa yang tidak ingin mengambil MBG di sekolah.
“Jika siswa datang ke sekolah, mereka mengambil MBG di sana. Sebaliknya, jika tidak mau, BGN mengantar ke rumah atau siswa bisa mengambil di SPPG,” jelas Dadan.
Pelaksanaan MBG Tergantung Kesepakatan Sekolah dan Siswa
Sementara itu, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menekankan bahwa sekolah dan siswa menentukan sendiri cara pengambilan MBG.
“Kalau murid mau mengambil di sekolah, kami beri. Sebaliknya, kalau tidak, kami tidak memaksa,” ujarnya.
Menu Kering Agar Lebih Awet
Selain menu siap santap, BGN menyediakan bahan kering seperti buah, susu, roti UMKM, dan telur asin. Menu ini lebih awet dan BGN mengantar dua atau tiga hari sekaligus. Siswa yang ingin mengambil mendaftar terlebih dahulu.
Orang Tua Bisa Ambil MBG untuk Anak
Orang tua juga boleh mengambil MBG untuk anak di sekolah. BGN menegaskan komitmennya untuk memperbaiki gizi anak, meski sekolah libur.
“Prinsipnya, kami memberi makanan bergizi agar anak-anak tetap sehat. Jadi meski libur, mereka tetap menerima asupan gizi yang baik,” tutup Nanik.(AN)









