Menuju KLA 2026, Sungai Penuh Mulai Bergerak Serius

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) KLA

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) KLA

SUNGAIPENUH,JS – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai memantapkan persiapan menghadapi Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026. Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, membuka langsung Rapat Koordinasi (Rakor) KLA yang berlangsung di Ruang Pola Bappeda.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting karena pemerintah daerah menindaklanjuti Keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2024 tentang Instrumen Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak. Melalui rakor tersebut, pemerintah kota ingin menyatukan langkah sejak dini.

Baca Juga :  Mudik Aman, Walikota Sungai Penuh Hadiri Rakor Operasi Ketupat

Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menekankan perlunya sinergi kuat antarperangkat daerah serta seluruh pemangku kepentingan. Ia menilai, keberhasilan penilaian KLA tidak mungkin tercapai tanpa kerja sama yang solid dan terarah.

Selain itu, ia menegaskan bahwa komitmen bersama harus menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Kota Sungai Penuh sebagai kota yang ramah anak. Menurutnya, setiap sektor memiliki peran strategis dalam memastikan hak anak terpenuhi secara nyata.

“Evaluasi KLA bukan sekadar penilaian administratif. Lebih dari itu, evaluasi ini menjadi momentum untuk memastikan perlindungan dan pemenuhan hak anak hadir dalam setiap kebijakan serta program pembangunan daerah,” ujar Azhar.

Data Lengkap Tentukan Hasil Evaluasi

Selanjutnya, Azhar meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar segera menyiapkan data dukung secara lengkap dan akurat. Ia mengingatkan bahwa kualitas data akan sangat memengaruhi hasil evaluasi di tingkat nasional.

Dengan data yang valid dan tersusun rapi sesuai instrumen, pemerintah daerah dapat menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  Progres Tembus 82 Persen, Gerai KMP Sungai Penuh Segera Beroperasi

Samakan Persepsi Menuju KLA 2026

Rakor ini melibatkan kepala OPD, perwakilan instansi vertikal, serta unsur terkait lainnya. Melalui forum ini, pemerintah kota mendorong terbangunnya kesamaan persepsi dan koordinasi lintas sektor yang lebih kuat.

Ke depan, pemerintah daerah menargetkan seluruh perangkat mampu bergerak seirama. Dengan langkah tersebut, Kota Sungai Penuh optimistis dapat mewujudkan predikat Kabupaten/Kota Layak Anak secara optimal dan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Rotasi di Pemkab Sarolangun, 9 Pejabat Eselon II Dilantik dan Dua Jabatan Kosong
ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual
Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Terancam? 78 Daerah Ajukan Relaksasi
156 Guru Kurang, Kota Jambi Andalkan PPPK 2026 untuk Selamatkan Sekolah
ASN Sungai Penuh Tak Bisa Santai Lagi, Jam Kerja dan Kinerja Kini Diawasi Ketat
RSUD Tipe C Kerinci Akhirnya Disetujui, Usulan Bupati Monadi Dibalas Menkes: Tahun 2026 Mulai Dibangun!
Bupati Dillah Reshuffle Pejabat Tanjab Timur 2026, Camat dan Lurah Baru Siap Genjot Pelayanan Publik
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:00 WIB

Rotasi di Pemkab Sarolangun, 9 Pejabat Eselon II Dilantik dan Dua Jabatan Kosong

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Terancam? 78 Daerah Ajukan Relaksasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WIB

156 Guru Kurang, Kota Jambi Andalkan PPPK 2026 untuk Selamatkan Sekolah

Berita Terbaru