Militer Myanmar Tangkap 346 Warga Asing di Shwe Kokko

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Militer Myanmar saat mengamankan ratusan WNA di Pusat Penipuan Shwe Kokko.

Foto: Militer Myanmar saat mengamankan ratusan WNA di Pusat Penipuan Shwe Kokko.

JAKARTA,JS– Militer Myanmar menggerebek pusat penipuan online di Shwe Kokko, perbatasan Thailand. Aparat menangkap 346 warga negara asing dalam operasi menindak kompleks pasar gelap di wilayah tersebut.

Shwe Kokko menjadi pusat kejahatan terorganisir yang menipu pengguna internet melalui penipuan asmara dan bisnis. Kerugian korban mencapai puluhan miliar dolar setiap tahun. Banyak warga China terlibat sekaligus menjadi korban jaringan kriminal tersebut.

Media pemerintah The Global New Light of Myanmar melaporkan, pasukan militer menyerbu Shwe Kokko pada Selasa pagi. Aparat menyita hampir 10.000 ponsel yang digunakan untuk judi dan penipuan online. Junta menuding kelompok oposisi bersenjata memberi perlindungan pada pusat penipuan. Kini militer dapat bertindak setelah merebut kembali sebagian wilayah dari pemberontak.

Baca Juga :  Soal Penetapan Tersangka Yaqut Cholil Qoumas, Ini Kata PBNU

Shwe Kokko terkait dengan She Zhijiang, warga China-Kamboja yang ditangkap di Thailand pada 2022.

Baca Juga :  Pasar Murah Diserbu Warga, Sri Kartini Alfin Turun Tangan

She membangun jaringan kriminal global, termasuk kasino ilegal, prostitusi, perdagangan narkoba, dan penipuan online. Perusahaannya, Yatai, mendapat sanksi dari Inggris dan Amerika Serikat.

Sejak awal tahun, Myanmar memulangkan sekitar 7.000 tersangka penipu. Thailand memperketat blokir internet lintas batas untuk menghentikan operasi jaringan kriminal tersebut.

Laporan PBB menyebut korban penipuan di Asia Tenggara dan Asia Timur mengalami kerugian US$37 miliar pada 2023.(AN)

Berita Terkait

Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara
Instagram Geger! Jutaan Followers Artis Mendadak Hilang, Ternyata Ini Penyebabnya
BCA Expands QRIS Cross Border to China: Easy Cashless Payments for Indonesian Travelers in 2026
QRIS Goes Global 2026: Indonesia–China Payment Integration Unlocks Massive Opportunities for SMEs and Digital Economy Growth
Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers
AI Revolution 2026: How Artificial Intelligence Is Transforming Jobs and Creating High-Income Opportunities Worldwide
German Investors Target Indonesia’s Coconut Industry: Tanjabtim Set to Become a Global Export Hub
Top 6 Favorite Tourist Destinations in Sumatra 2026: Complete Travel Cost, Facilities, and Smart Budget Guide for Maximum Savings
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WIB

Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:00 WIB

Instagram Geger! Jutaan Followers Artis Mendadak Hilang, Ternyata Ini Penyebabnya

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:00 WIB

BCA Expands QRIS Cross Border to China: Easy Cashless Payments for Indonesian Travelers in 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:00 WIB

QRIS Goes Global 2026: Indonesia–China Payment Integration Unlocks Massive Opportunities for SMEs and Digital Economy Growth

Senin, 20 April 2026 - 04:00 WIB

Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers

Berita Terbaru