JAMBI,JS- Nasib Ribuan Tenaga Honorer Jambi, Ini Kata Gubernur.
Sekitar 2.000 tenaga honorer dalam Provinsi Jambi belum mendapatkan status PPPK. Mereka bekerja di 11 kabupaten/kota, mulai dari guru hingga tenaga teknis.
Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan pemerintah memperhatikan honorer yang tersisa. “Kami tidak merumahkan siapa pun. Kami tetap mempertahankan mereka dengan mengatur pola kerja secara baik nantinya,” ujarnya saat pelantikan di lapangan Kantor Gubernur Jambi.
Honorer belum masuk daftar PPPK Paruh Waktu yang menerima SK. Karena itu, hak dan status mereka berbeda dengan 6.438 honorer yang sudah resmi PPPK.
Proses pengangkatan PPPK paruh waktu tidak mudah. Beberapa honorer belum lolos seleksi atau belum memenuhi persyaratan administrasi. Pemprov Jambi menyiapkan skema baru agar mereka tetap bekerja sambil menunggu regulasi lanjutan.
Saat ini, tenaga honorer yang belum diangkat sekitar 2.100 orang. Mereka menyambut baik janji gubernur. Namun, mereka berharap pemerintah segera menyelesaikan nasib mereka dengan regulasi yang jelas.
Secara keseluruhan, 2.000-an tenaga honorer yang belum menjadi PPPK tetap bekerja. Pemprov Jambi mempertahankan mereka sambil menunggu regulasi atau skema berikutnya. Hingga saat ini, pemerintah belum menentukan kapan dan dalam kondisi seperti apa mereka akan menjadi PPPK.(AN)









