Pasokan Daging Sapi Menipis, Harga Melonjak, Industri Tertekan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengusaha daging keluhkan pembatasan impor daging. (Sumber/Google)

Pengusaha daging keluhkan pembatasan impor daging. (Sumber/Google)

BISNIS,JS— Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia (Nampa) menilai kebijakan pemangkasan kuota impor daging sapi tahun 2026 menekan pasokan daging di pasar domestik. Dampaknya juga dirasakan sektor pengolahan pangan.

Kuota Impor Dipangkas Drastis

Direktur Eksekutif Nampa, Hastho Yulianto, menjelaskan, pemerintah memangkas kuota impor dari 180.000 ton tahun lalu menjadi hanya 30.000 ton pada 2026. Dari total itu, sektor swasta dan anggota asosiasi hanya mendapatkan 17.000 ton. Sementara dua BUMN, PT Berdikari dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, memperoleh 100.000 ton.

Baca Juga :  Sumbar Kejar Lonjakan Energi Terbarukan, METI Didorong Tarik Investor

“Karena pasokan terkonsentrasi di BUMN dan fleksibilitas swasta menurun, pasar menjadi sangat rentan terhadap gangguan,” tegas Hastho.

Industri Terancam Menurun Kapasitasnya

Hastho menambahkan, kebijakan ini berisiko menurunkan kapasitas produksi. Rencana ekspansi bisa tertunda, bahkan beberapa pelaku industri mungkin harus menghentikan operasional. Dia juga menyoroti izin pemasukan API-U yang jenis dagingnya tidak sesuai permintaan. Akibatnya, meski kuota tersedia, industri tidak dapat memanfaatkannya secara optimal. Hal ini berpotensi mematikan usaha importir umum.

Harga Bahan Baku Melonjak

Dampak paling nyata terlihat pada harga bahan baku. Data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Rabu (11/2) menunjukkan harga daging sapi segar (chilled) untuk paha depan mencapai Rp130.000/kg. Sementara paha belakang mencapai Rp140.000/kg. Pedagang di Pasar Cibubur, Jakarta, mencatat kenaikan signifikan.

“Harga naik sejak kami selesai mogok dagang. Jika sebelumnya saya jual Rp130.000/kg, sekarang sudah Rp140.000/kg,” ujar Ahmad, salah satu pedagang.

Baca Juga :  Mudik Lebaran, Indonesia AirAsia Tawarkan Diskon Tiket 17%

Harga daging kerbau juga melonjak. Rata-rata kini mencapai Rp112.100/kg, bahkan di Pulau Jawa tembus Rp120.000/kg. Kenaikan ini sekitar 50 persen di atas harga acuan pembelian (HAP) sebesar Rp80.000/kg.

Kebijakan Bertentangan dengan Pembangunan Industri

Hastho menekankan, pembatasan kuota saat ini bertentangan dengan tujuan pembangunan industri. Kebijakan ini mengurangi ketersediaan bahan baku, mendorong harga naik, dan mengancam stabilitas pasar.

“Jika pemerintah tidak meninjau kebijakan kuota secara komprehensif, industri pengolahan daging akan kesulitan memenuhi permintaan konsumen,” tambahnya.(*)

Berita Terkait

Dividen Jumbo Emiten Blue Chip Belum Mampu Tahan Outflow Asing
Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Dukung Ekspansi Bisnis
Akhir Pekan! Ini Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Februari 2026
Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China
Presiden Prabowo Tetapkan Target ROA 7% untuk Danantara
BINA Lebaran 2026 Bidik Transaksi Rp52,38 Triliun, Genjot Konsumsi Domestik
Harga Bitcoin Tertekan, Analis Prediksi Titik Terendah Bisa Capai US$40.000–50.000
DPR Sorot Kesiapan Industri Bayar THR, Usulkan Revisi Aturan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00 WIB

Dividen Jumbo Emiten Blue Chip Belum Mampu Tahan Outflow Asing

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:00 WIB

Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Dukung Ekspansi Bisnis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:30 WIB

Akhir Pekan! Ini Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Februari 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:00 WIB

Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:00 WIB

Presiden Prabowo Tetapkan Target ROA 7% untuk Danantara

Berita Terbaru

Pos Indonesia Fokus pada Transformasi Digital

Teknologi

Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menerapkan kebijakan work form anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat.(Sumber/Google)

Nasional

Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN

Sabtu, 14 Feb 2026 - 13:30 WIB

Tampilan Nokia N8 Revival

Teknologi

Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern

Sabtu, 14 Feb 2026 - 12:00 WIB