Pemerintah Targetkan Penyelesaian Lahan Gambut di Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak lahan gambut di Provinsi Jambi.

Tampak lahan gambut di Provinsi Jambi.

JAKARTA,JS– Pemerintah Targetkan Penyelesaian Lahan Gambut di Jambi

Pemerintah memastikan penanganan konflik tumpang tindih lahan transmigrasi di kawasan Gambut Jaya, Provinsi Jambi, telah memasuki tahap penentuan. Pemerintah menargetkan proses penyelesaian sengketa tersebut mencapai fase akhir pada awal 2026 agar menghasilkan solusi yang menyeluruh dan berkeadilan.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan konflik lahan tersebut bermula dari tumpang tindih program redistribusi tanah dan transmigrasi swakarsa. Ia menyampaikan pernyataan tersebut di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga :  Pemda di Jambi Terbitkan Edaran Serentak Jelang Tahun Baru

“Dari tujuh tahapan penanganan kasus pertanahan, kami kini berada pada tahap keempat dan menuju tahap kelima. Insya Allah, Januari nanti kami akan menggelar rapat koordinasi untuk menuju gelar kasus akhir,” ujar Iftitah.

Saat ini, Kementerian Transmigrasi menangani sengketa lahan Gambut Jaya bersama berbagai kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah pusat juga menggandeng pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk mempercepat penyelesaian persoalan yang telah berlangsung lama.

Baca Juga :  Maulana Lantik 181 Kepala Sekolah di Kota Jambi

Menurut Iftitah, pemerintah menargetkan percepatan penyelesaian konflik yang telah berlangsung hampir 15 tahun. Pemerintah berharap dapat menuntaskan persoalan tersebut dalam beberapa bulan ke depan.

“Harapannya persoalan yang sudah hampir 15 tahun ini bisa kita akselerasi dan kita selesaikan,” katanya.

Apabila diskusi dan penyelesaian administratif menemui kebuntuan, pemerintah akan mempertimbangkan jalur hukum sebagai langkah terakhir. Meski demikian, pemerintah tetap mengutamakan pendekatan kolaboratif dan administratif.

Sementara itu, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Osie Darmawan menegaskan komitmen instansinya untuk menghadirkan kepastian hukum bagi masyarakat transmigrasi di Gambut Jaya.

“Kami mendukung percepatan penyelesaian ini dengan mengedepankan tertib prosedural. Kami juga akan menjalankan seluruh tahapan penanganan kasus pertanahan sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Osie.

Sinergi antarkementerian, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum menjadi kunci utama penyelesaian konflik lahan tersebut. Pemerintah berharap langkah ini mampu menghadirkan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat yang terdampak di kawasan Gambut Jaya.(AN)

Berita Terkait

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil
Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda
BREAKING: Harga BBM 1 April 2026! Cek Daftar Baru Pertamax, Solar & Dampaknya ke Dompet Anda
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
APBD Defisit 2026: Gaji PPPK Terancam, Ini Dampak Kebijakan 30% Belanja Pegawai
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:00 WIB

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00 WIB

Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

BREAKING: Harga BBM 1 April 2026! Cek Daftar Baru Pertamax, Solar & Dampaknya ke Dompet Anda

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis

Berita Terbaru