TEBO,JS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) membuka posko penggalangan bantuan bagi korban bencana di wilayah Sumatera. Posko beroperasi sejak 8 Desember 2025 dan akan tetap aktif hingga 12 Desember 2025.
Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemberdayaan Hak Anak (KHP PHA), Syamsul Bahri, menyatakan kegiatan ini menunjukkan kepedulian Pemkab Tebo. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat solidaritas sosial antarwarga.
“Posko penggalangan bantuan berjalan sejak 8 Desember. Hingga saat ini, masyarakat telah menyerahkan pakaian bekas layak pakai, sembako, dan donasi uang yang akan kami gunakan untuk membeli kebutuhan bantuan,” ujar Syamsul, Selasa (9/12/2025).
Syamsul menegaskan pihaknya akan mendistribusikan semua bantuan setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan menunggu jadwal pengiriman resmi. Selain itu, penggalangan bantuan terbuka bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi.
“Open donasi ini untuk umum. Dengan demikian, siapapun yang ingin meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera dapat ikut membantu,” jelasnya.
Selain masyarakat dan Pemkab, BPJS Kesehatan Kabupaten Tebo ikut mendukung kegiatan ini. Kepala BPJS Kesehatan Tebo, Kevin, mengatakan timnya menyerahkan sembako dan pakaian bekas layak pakai, meski bantuan ini bukan program resmi BPJS.
“Kami bergerak sesuai imbauan Bupati. Oleh karena itu, kami berharap bantuan ini meringankan warga di Sumatera Barat, bahkan jika memungkinkan hingga Aceh dan Sumatera Utara,” ujar Kevin. Ia menambahkan, meski sederhana, bantuan ini dapat memberi manfaat nyata bagi korban bencana.
Penggalangan bantuan ini diharapkan meringankan beban korban dan menunjukkan bahwa masyarakat Tebo tetap menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Dengan kata lain, kepedulian sosial di Tebo tetap hidup dan kuat.(AN)









