Pemkot Sungai Penuh Tetapkan Enam Puskesmas Berstatus BLUD

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Kumun Masuk Salah Satu Puskesmas yang BLUD

Puskesmas Kumun Masuk Salah Satu Puskesmas yang BLUD

SUNGAIPENUH,JS– Pemerintah Kota Sungai Penuh terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah daerah mendorong Puskesmas beralih status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebagai langkah strategis.

Saat ini, enam dari 11 Puskesmas di Kota Sungai Penuh telah menyandang status BLUD dan mulai menerapkan pola pengelolaan yang lebih mandiri.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Terima Kunjungan Kerja Wali Kota Jambi

Enam Puskesmas Telah Beralih Status

Enam Puskesmas tersebut mencakup lima Puskesmas rawat inap dan satu Puskesmas nonrawat inap. Puskesmas Desa Gedang, Kumun Debai, Koto Baru, Tanah Kampung, Hamparan Rawang, dan Puskesmas Sungai Penuh kini menjalankan sistem BLUD.

Melalui perubahan status ini, pemerintah daerah menargetkan pelayanan kesehatan dasar berjalan lebih cepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Berlaku Sejak 1 Januari 2026

Baca Juga :  Wawako Sungai Penuh Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jambi

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Yefrizal, menyampaikan bahwa Wali Kota Sungai Penuh menetapkan status BLUD tersebut melalui surat keputusan.

“Status BLUD mulai berlaku sejak 1 Januari 2026,” ujar Yefrizal, Senin (26/1/2026).

Pengelolaan Keuangan Lebih Fleksibel

Menurut Yefrizal, status BLUD memberikan kewenangan lebih luas kepada Puskesmas dalam mengelola keuangan. Puskesmas kini mengatur pengadaan barang dan jasa secara mandiri, termasuk pembelian obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya.

Langkah tersebut memungkinkan Puskesmas memenuhi kebutuhan operasional tanpa menunggu alokasi anggaran dari Dinas Kesehatan.

Pelayanan Lebih Cepat dan Efektif

Yefrizal menilai fleksibilitas pengelolaan keuangan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan. Puskesmas dapat memenuhi kebutuhan medis masyarakat dengan lebih cepat dan tepat.

“Pelayanan kesehatan akan berjalan lebih optimal,” katanya.

Lima Puskesmas Lain Menyusul

Baca Juga :  Gubernur Jambi Minta Percepatan Jalan Khusus Batubara

Selain itu, Yefrizal menyatakan Dinas Kesehatan akan mengusulkan lima Puskesmas lainnya untuk menyusul berstatus BLUD. Dinas Kesehatan akan menyesuaikan proses tersebut dengan kesiapan masing-masing Puskesmas.

Kesiapan sumber daya manusia, terutama dalam pengelolaan manajemen dan keuangan, menjadi faktor utama dalam penilaian.

“Jika SDM telah siap dan mampu mengelola dengan baik, kami akan mengarahkan Puskesmas tersebut menjadi BLUD,” tutupnya.(AN)

Berita Terkait

7 Gejala Kanker Otak yang Sering Diabaikan, Nomor 3 Paling Berbahaya
Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Waspada! 7 Tanda Gagal Ginjal yang Terlihat di Kaki, Nomor 5 Paling Sering Diabaikan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:30 WIB

7 Gejala Kanker Otak yang Sering Diabaikan, Nomor 3 Paling Berbahaya

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran

Berita Terbaru