Pemprov Jambi Siapkan Lahan 200 Hektar

Untuk Pengembangan Gandum Di Kerinci dan Merangin

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rencana pengembangan pertanian Gandum di Kerinci dan Merangin

Rencana pengembangan pertanian Gandum di Kerinci dan Merangin

JAMBI,JS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menargetkan menanam gandum seluas 200 hektare di Kabupaten Kerinci dan Merangin. Langkah ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung rencana Kementerian Pertanian (Kementan) menjadikan Jambi pusat pengembangan komoditas strategis.

Namun, hingga Senin (12/1/2026), Pemprov Jambi masih menunggu Kementan mengirim data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL). Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi, Rumusdar, menegaskan bahwa mereka membutuhkan data tersebut untuk memulai program.

Baca Juga :  Geger, Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Danau Biru Merangin

“Kita kemarin ketika rapat koordinasi akhir tahun lalu menargetkan menanam gandum seluas 200 hektare, tetapi sampai sekarang Kementan belum mengirim CPCL,” ujar Rumusdar.

Meskipun Pemprov Jambi sudah menetapkan Kabupaten Kerinci dan Merangin sebagai kawasan pengembangan, Kementan belum menentukan calon petani dan lokasi lahan percontohan atau demonstration plot (demplot). Untuk mencapai target 200 hektare, Pemprov Jambi akan menyiapkan lahan uji coba minimal lima hektare di dataran tinggi.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Serahkan 5 Armada Sampah ke Lima Kecamatan

Selain itu, Pemprov Jambi juga menargetkan pengembangan gandum di empat provinsi lain di Sumatera, yakni Bengkulu, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. Strategi ini mendukung upaya Kementan memperkuat ketahanan pangan nasional. Kementan menekankan gandum sebagai salah satu komoditas strategis yang harus dikembangkan secara intensif.

Untuk mendukung rencana ini, Kementan mengirim delegasi ke Yordania dan Brasil untuk melakukan studi agro-iklim. Kementan juga menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi, industri, dan TNI untuk meneliti dan mengembangkan gandum.

Rumusdar berharap program ini segera terealisasi dan berhasil. “Kita menargetkan Jambi 200 hektare, namun kita coba dulu menanam di dua wilayah itu lima hektare. Mudah-mudahan berhasil,” pungkasnya.(AN)

Berita Terkait

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak
26 ASN Sungai Penuh Jalani Ujian Dinas, BKPSDM:Untuk Persamaan Ijazah dan Kenaikan Pangkat
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
Wujud Kepedulian Pemkot Sungai Penuh, Wawako Azhar Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Balita Stunting
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 16:01 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana

Rabu, 30 September 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut

Rabu, 30 September 2026 - 12:03 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak

Berita Terbaru