Penganiayaan Maut di Kerinci, Pelaku Diamankan Polisi

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan maut di Kerinci, Polres Kerinci amankan pelaku kurang dari 5 jam

Ilustrasi penganiayaan maut di Kerinci, Polres Kerinci amankan pelaku kurang dari 5 jam

KERINCI,JS– Penganiayaan Maut di Kerinci, Pelaku Diamankan Polisi

Polres Kerinci berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang remaja, kurang dari lima jam setelah kejadian. Kecepatan aparat menanggapi kasus ini menjadi perhatian warga setempat.

Awal Serangan di Perbatasan Desa

Baca Juga :  Gasak Motor Warga, Sepasang Kekasih Diamankan Polres Kerinci

Peristiwa terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WIB, di perbatasan Desa Koto Tebat dan Desa Kemantan Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur. Rafi (18) sedang duduk di pinggir jalan setapak bersama dua saksi, Nahla (15) dan Ulfa (15). Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal datang mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max hitam. Tanpa berinteraksi lebih dulu, pelaku langsung menyerang Rafi.

Pelaku memukul dan menendang korban, bahkan mengeluarkan senjata tajam. Akibat serangan itu, Rafi mengalami luka serius dan kejang-kejang sebelum jatuh ke parit sawah. Warga segera menolongnya dan membawanya ke rumah sakit, tetapi nyawa Rafi tidak tertolong.

Polisi Bergerak Cepat Memburu Pelaku

Baca Juga :  Kapan Hujan di Kerinci, Berikut Prediksi BMKG

Setelah menerima laporan, Kapolres Kerinci memerintahkan jajarannya segera memburu pelaku. Kasat Reskrim AKP Very Prasetiawan memimpin tim Opsnal Satreskrim dan personel Polsek Air Hangat Timur melakukan penyisiran di beberapa lokasi yang diduga menjadi persembunyian pelaku.

Dengan bukti dari keterangan saksi dan rekam jejak kendaraan, polisi berhasil mengamankan pelaku dalam waktu kurang dari lima jam. Pelaku menyerah tanpa perlawanan.

Pemeriksaan Pelaku dan Barang Bukti

AKP Very Prasetiawan menjelaskan, “Kami memeriksa pelaku secara intensif untuk mengetahui motif dan kronologi lengkap. Selain itu, kami menyita sejumlah barang bukti yang terkait tindak pidana ini.”

Polisi menekankan pentingnya peran masyarakat yang cepat memberikan informasi. Dukungan warga membuat penangkapan berlangsung efektif dan cepat.

Imbauan untuk Warga

Baca Juga :  Alfin dan Kapolres Bahas Strategi Keamanan Sungai Penuh

Kapolres Kerinci meminta keluarga korban dan masyarakat tetap tenang. Ia menegaskan agar warga tidak terprovokasi isu yang belum jelas dan sepenuhnya mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum.

Polres Kerinci menegaskan akan menindak tegas setiap kejahatan yang mengancam keselamatan jiwa dan mengganggu ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Kerinci.(AN)

Berita Terkait

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak
26 ASN Sungai Penuh Jalani Ujian Dinas, BKPSDM:Untuk Persamaan Ijazah dan Kenaikan Pangkat
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
Wujud Kepedulian Pemkot Sungai Penuh, Wawako Azhar Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Balita Stunting
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 16:01 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana

Rabu, 30 September 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut

Rabu, 30 September 2026 - 12:03 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak

Berita Terbaru