Perangi Sampah, Bupati Merangin Relakan Gaji 6 Bulan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Merangin, M Syukur.

Foto : Bupati Merangin, M Syukur.

MERANGIN,JS– Kabupaten Merangin memulai perang melawan sampah secara serius. Bahkan, Bupati Merangin M. Syukur langsung bergerak. Ia menyumbangkan gaji pribadinya selama enam bulan untuk mendukung gerakan kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di Merangin

Instruksi Presiden Dorong Aksi Nyata di Daerah

Presiden Prabowo menyampaikan instruksi tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Indonesia. Dalam forum itu, Presiden menekankan bahwa sampah bukan lagi persoalan sepele. Pemerintah pusat menjadikannya isu nasional.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Merangin segera menggerakkan seluruh OPD. Setiap perangkat daerah ikut ambil bagian dalam perang melawan sampah.

Bupati Jadikan Gaji Pribadi Hadiah Lomba Kebersihan

Sebagai langkah awal, Pemkab Merangin menggelar lomba kebersihan antar OPD. Bupati M. Syukur menetapkan gaji pribadinya selama enam bulan sebagai sumber hadiah lomba tersebut.

Baca Juga :  Jelang Arus Mudik, Jalinsum Sarolangun–Merangin–Bungo Rusak

Bupati menyerahkan langsung dana lomba di halaman Kantor Dinas Kominfo Merangin, Senin (9/2) pagi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syafrani menerima bantuan tersebut. Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, dan ASN lintas OPD menyaksikan penyerahan itu.

“Ini Janji Saya, Enam Bulan Gaji Saya Sumbangkan”

Di hadapan para ASN, M. Syukur menyampaikan komitmennya secara terbuka. Ia juga membeberkan nilai sumbangan secara rinci.

“Saya sumbangkan enam bulan gaji saya. Gaji saya Rp5,8 juta per bulan. Totalnya Rp34,8 juta. Saya siapkan Rp30 juta untuk hadiah. Sisanya saya pakai beli tisu,” ujar M. Syukur sambil berseloroh.

Bupati Pastikan Penilaian Objektif Tanpa KKN

Bupati menegaskan tim independen menilai lomba kebersihan tersebut. Ia memastikan proses penilaian berjalan jujur dan transparan.

Ia bahkan mencontohkan hasil penilaian yang tidak memihak. Dinas Lingkungan Hidup hanya meraih juara harapan tiga.

“Fakta ini membuktikan penilaian berjalan objektif. Tidak ada intervensi dan tidak ada KKN,” tegasnya.

Presiden Perintahkan Waktu Khusus Bersihkan Lingkungan

Selanjutnya, M. Syukur mengingatkan kembali arahan Presiden Prabowo. Presiden meminta seluruh instansi menyediakan waktu khusus setiap hari untuk kebersihan.

“Presiden memerintahkan minimal 10 sampai 15 menit sebelum masuk kerja untuk membersihkan lingkungan,” kata M. Syukur.

Ia menegaskan persoalan sampah tidak lagi bersifat lokal. Masalah ini menyangkut kepentingan nasional.

Bupati Tegur ASN yang Buang Sampah Sembarangan

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan teguran keras. Ia menyoroti rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, termasuk oknum ASN.

“Saya masih melihat orang melempar sampah dari motor atau mobil. Jangan sampai saya tangkap. Perda mengatur sanksinya. Kalau tidak mau bayar denda, saya tahan gajinya,” ujar M. Syukur tegas.

Baca Juga :  Produksi Pangan Menguat, Sawah Merangin Bertambah 11 Persen

ASN Wajib Jadi Teladan Kebersihan

Menutup arahannya, M. Syukur meminta ASN menjadi teladan kebersihan di tengah masyarakat. Ia menilai perubahan harus dimulai dari aparatur pemerintah.

Menurutnya, program sebaik apa pun tidak akan berjalan tanpa perubahan perilaku. Perang melawan sampah harus dimulai dari diri sendiri.(AN/*)

Berita Terkait

Kadisdik hingga Direktur RSUD Raden Mattaher Diperebutkan, Ini Kandidat Lolos Tahap Awal
Beasiswa Sungai Penuh Juara 2026 Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan Pendidikan dari Pemkot Sungai Penuh
CPNS Sungai Penuh Ikuti Latsar 2026, Wawako Azhar Hamzah Tegaskan ASN Wajib Berintegritas dan Melek Digital
Gaji ke-13 ASN Sungai Penuh Segera Cair?, Bagaimana dengan PPPK, Ini Kata BKAD
Pesan Penting untuk Jemaah Haji Jambi 2026, Kode BTH 22 Wajib Diingat Selama di Tanah Suci
Lemang Kantong Semar from Kerinci: Indonesia’s Rare Culinary Heritage That Captivates Tourists and Food Lovers
Jalan Sungai Tutung–Pungut Mudik Longsor, Alat Berat Diturunkan, Surmila : Terima Kasih Dinas PUPR Kerinci
Viral! Jalan Poros Nipah Panjang Berubah Jadi Kubangan Lumpur, Warga: Mau Lewat Harus Ekstra Nyali
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:02 WIB

Kadisdik hingga Direktur RSUD Raden Mattaher Diperebutkan, Ini Kandidat Lolos Tahap Awal

Senin, 18 Mei 2026 - 19:36 WIB

Beasiswa Sungai Penuh Juara 2026 Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan Pendidikan dari Pemkot Sungai Penuh

Senin, 18 Mei 2026 - 11:31 WIB

CPNS Sungai Penuh Ikuti Latsar 2026, Wawako Azhar Hamzah Tegaskan ASN Wajib Berintegritas dan Melek Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 09:31 WIB

Gaji ke-13 ASN Sungai Penuh Segera Cair?, Bagaimana dengan PPPK, Ini Kata BKAD

Senin, 18 Mei 2026 - 07:05 WIB

Pesan Penting untuk Jemaah Haji Jambi 2026, Kode BTH 22 Wajib Diingat Selama di Tanah Suci

Berita Terbaru