LONDON,JS– Beberapa personel militer Inggris mengikuti pelatihan di Israel setelah negara itu menyerang Gaza pada Oktober 2023.
Al Carns dari Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa kurang dari lima personel Angkatan Bersenjata Inggris mengikuti kursus staf pendidikan di Israel sejak Oktober 2023.
Anggota parlemen Zarah Sultana menanyakan kepada Kementerian Pertahanan apakah perwira militer Inggris belajar atau berlatih di perguruan tinggi militer Israel sejak Oktober 2023. Lembaga investigasi Declassified UK melaporkan bahwa mereka belum mengetahui lokasi dan cabang militer personel tersebut.
Pelatihan ini berlangsung sebelum Inggris mengubah sikapnya terhadap Israel. Pemerintah Inggris kemudian menyatakan ketidakpuasan terhadap agresi Israel di Palestina, terutama di Gaza dan Tepi Barat.
Pada September 2023, pemerintah Inggris melarang Israel menghadiri Royal College of Defence Studies. Vernon Rodney Coaker dari Kementerian Pertahanan menilai peningkatan operasi militer Israel di Gaza sebagai “salah.”(AN)









