JAMBI,JS-– Polda Jambi memperkuat upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Provinsi Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, didampingi Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Made Palguna, menerima kunjungan Kepala BNN Provinsi Jambi yang baru, Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.I.K, di ruang kerjanya, Selasa (13/1/2026).
Kunjungan Strategis untuk Sinergi Lintas Lembaga
Brigjen Pol. Asep Saepudin datang bersama Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Jambi Kombes Pol. Rahmad Rasnova, Kabag Umum Emmanuel Henry Wijaya, S.H., M.H., dan Penyidik Madya AKBP Suparman, S.S., M.H. Pertemuan ini berlangsung hangat dan menegaskan komitmen kedua pihak untuk memperkuat koordinasi dalam pemberantasan narkotika.
Kapolda Tegaskan Pentingnya Sinergi
Melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji menyatakan, “Kapolda Jambi menyambut baik kunjungan Kepala BNN Provinsi Jambi yang baru. Polda Jambi dan BNNP Jambi selama ini bekerja sama dengan baik dan akan terus memperkuat sinergi, baik dalam penegakan hukum, pertukaran intelijen, maupun operasi bersama.”
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kejahatan narkotika termasuk extraordinary crime yang membutuhkan kerja sama kuat dan berkelanjutan antar instansi. “Polda Jambi akan mendukung penuh seluruh program dan kebijakan BNNP Jambi. Dengan sinergi yang solid, kita akan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pemberantasan narkoba di Provinsi Jambi,” tambahnya.
Rekam Jejak Kapolda dalam Pemberantasan Narkoba
Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, memiliki rekam jejak panjang dalam memerangi narkoba. Sebagai bukti, saat menjabat Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri periode 2020–2023, ia mengungkap berbagai kasus besar, termasuk menangkap 40 kilogram sabu di Medan pada 2020, serta menggulung sejumlah jaringan narkotika tingkat nasional.
Harapan untuk Jambi Bersih Narkoba
Melalui pertemuan ini, Polda Jambi dan BNN Provinsi Jambi mempererat koordinasi. Dengan kerja sama yang solid, Provinsi Jambi akan lebih aman dari peredaran narkotika, dan generasi muda akan terlindungi dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba.(AN)









