Polri Buka Pendaftaran SIPSS 2026, Lulusan D-IV Hingga Dokter

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penerimaan sipss polri

Ilustrasi penerimaan sipss polri

JAKARTA,JS – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran berlangsung 15–22 Januari 2026 dan terbuka untuk lulusan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari D-IV hingga Dokter Spesialis.

Para peserta akan menempuh jalur seleksi untuk menjadi perwira Polri dan mengabdi langsung kepada negara. Berikut rincian jurusan dan batas usia peserta:

Dokter Spesialis Bisa Mendaftar

Baca Juga :  Polres Kerinci Buka Penerimaan Bintara Brimob Polri 2026

Polri membuka kesempatan bagi lulusan Dokter Spesialis, termasuk:

  • Patologi Anatomik

  • Mikrobiologi Klinik

Peserta harus berusia maksimal 40 tahun.

Lulusan S-2 dan S-2 Profesi

Baca Juga :  Lowongan Kerja Kementerian ATR/BPN, Ini Jabatan dan Syaratnya

Bagi lulusan S-2 atau S-2 Profesi, jurusan yang dibutuhkan mencakup:

  • Psikologi (Profesi)

  • Pengembangan Kurikulum

  • Kajian Ilmu Kepolisian

Batas usia maksimal peserta 30 tahun.

Banyak Pilihan untuk Lulusan S-1 dan S-1 Profesi

Baca Juga :  DPR Bahas Perpanjangan Usia Pensiun Polri

Lulusan S-1 dan S-1 Profesi bisa memilih jurusan mulai dari ilmu sosial hingga sains dan teknologi, seperti:

  • Ilmu Pemerintahan, Teknik Sipil, Ilmu Keolahragaan, Teologi Kristen/Hindu

  • Pendidikan Bahasa Prancis, Sastra Korea, Kedokteran Gigi

  • Ilmu Sejarah, Desain Komunikasi Visual, Biologi, Kimia, Fisika

  • Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Teknik Komputer

  • Farmasi, Statistika, Manajemen, Seni Rupa

  • Program studi dengan sertifikat Commercial Pilot License (Flying School)

Peserta S-1 maksimal berusia 26 tahun, sedangkan peserta S-1 Profesi maksimal berusia 28 tahun.

Kesempatan untuk Lulusan D-IV

Polri juga membuka pendaftaran untuk lulusan D-IV Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit, dengan batas usia maksimal 26 tahun.

Formasi Khusus Wilayah Timur Indonesia

Polri menyediakan formasi khusus bagi wilayah Timur Indonesia, termasuk: Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara.

Formasi khusus ini terbuka untuk:

  • S-2 Psikologi (Profesi)

  • S-1 Kedokteran Umum (Profesi)

  • S-1 Psikologi (Profesi)

Peserta wajib memenuhi persyaratan usia dan mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan.

Cara Daftar

Peserta bisa mengakses informasi lengkap alur pendaftaran dan tahapan seleksi melalui situs resmi Polri: https://penerimaan.polri.go.id.(AN)

Berita Terkait

PPh 21 2027: Gaji di Bawah Rp10 Juta Bebas Pajak, Ini Syaratnya
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Ini 5 Aturan Baru yang Wajib Diketahui Pekerja
Link Cek BSU 2026 Resmi, Cara Cek Penerima dengan NIK dan Jadwal Pencairan Rp900 Ribu
BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya
Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli
Resmi Berlaku, Cek Daftar Harga BBM Pertamax, Pertalite, Shell, BP dan Vivo Terbaru
Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:00 WIB

PPh 21 2027: Gaji di Bawah Rp10 Juta Bebas Pajak, Ini Syaratnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:01 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Ini 5 Aturan Baru yang Wajib Diketahui Pekerja

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Link Cek BSU 2026 Resmi, Cara Cek Penerima dengan NIK dan Jadwal Pencairan Rp900 Ribu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:21 WIB

BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli

Berita Terbaru