KERINCI,JS – Sejumlah proyek peningkatan prasarana dan sarana utilitas (PSU) di Kabupaten Kerinci yang menggunakan Anggaran Pemprov Jambi menuai kritik. Masyarakat menilai proyek-proyek itu cepat rusak , padahal baru selesai dibangun.
Proyek PSU jalan di Desa Batang Sangir, Kecamatan Kayu Aro, mengalami kerusakan parah. Badan jalan tergerus dan meninggalkan debu di sepanjang jalan, hanya beberapa waktu setelah kontraktor menyelesaikan pembangunan. Kondisi serupa muncul di proyek PSU lain di Kabupaten Kerinci.
“Buktinya bisa kita lihat secara kasat mata, proyek yang baru dibangun sudah rusak parah,” ujar Jul, Salah seorang aktivis Kerinci.
Jul menegaskan, Dinas PUPR Provinsi Jambi harus bertanggung jawab atas kerusakan itu. Ia menyoroti kinerja kontraktor pelaksana yang buruk dan pengawasan Dinas PUPR yang lalai. “Kami juga meminta anggota DPRD Provinsi Jambi dapil Kerinci-Sungai Penuh memeriksa lokasi proyek dan mengingatkan Dinas PUPR agar segera memperbaiki kerusakan,” tegasnya.
Hingga berita ini tayang, Dinas PUPR Provinsi Jambi belum memberikan tanggapan.(AN)









