JAKARTA,JS– Onic Esports kembali menunjukkan dominasinya di kancah kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia. Tim berjuluk Landak Kuning itu sukses menjuarai Mobile Legends Professional League Indonesia Season 16 (MPL ID S16) setelah menumbangkan Alter Ego Esports di babak Grand Final dengan skor meyakinkan 4-1, Minggu (2/11/2025).
Dengan kemenangan ini, Onic Esports resmi mengoleksi delapan trofi MPL Indonesia, menjadikannya tim dengan gelar terbanyak dalam sejarah MPL ID. Sebelumnya, Onic telah menjuarai musim ke-3, ke-8, ke-10, ke-11, ke-12, ke-13, dan ke-15.
Rekor Baru dan Fakta Menarik MPL ID Season 16
Turnamen MPL ID Season 16 berlangsung dari 22 Agustus hingga 2 November 2025 dengan total hadiah mencapai Rp 4,86 miliar. Selain menobatkan Onic Esports sebagai juara, musim ini juga mencatat berbagai fakta menarik:
-
Rekor Savage tercepat dalam sejarah MPL ID dicetak oleh Yehezkiel dari Team Liquid ID. Pemain Mid Laner tersebut sukses menghabisi lima lawan sekaligus menggunakan hero Kimmy saat melawan Geek Fam ID di pekan pertama musim reguler.
-
RRQ Hoshi mencatat hasil mengejutkan. Untuk pertama kalinya sejak bergabung di MPL, RRQ gagal lolos ke babak playoff setelah finis di posisi ketujuh klasemen.
-
Sebaliknya, Natus Vincere (Navi) mencetak sejarah dengan berhasil menembus babak playoff untuk pertama kalinya sejak debut di MPL Season 15.
Kebangkitan juga datang dari Evos Esports. Setelah dua musim berturut-turut absen di playoff, Evos berhasil finis di posisi ketiga MPL ID S16, menunjukkan tanda-tanda kembalinya kekuatan “Macan Putih”.
Sementara itu, Team Liquid ID harus puas menempati posisi juru kunci. Meski begitu, mereka sempat tampil mengejutkan dengan menumbangkan RRQ Hoshi 2-0 di akhir musim — hasil yang sekaligus memastikan tersingkirnya RRQ dari babak playoff.
Partai puncak antara Onic Esports vs Alter Ego menjadi pertandingan paling banyak ditonton sepanjang MPL ID S16. Menurut data dari Escharts, laga final tersebut mencatat puncak penonton (peak viewers) mencapai 3,09 juta penonton.
Dari sisi permainan, hero Yi Sun-Shin menjadi karakter paling populer dengan tingkat pemilihan mencapai 58% dari total 207 pertandingan. Sementara hero Baxia menjadi yang paling sering di-ban, yakni sebanyak 137 kali atau sekitar 66% dari total laga.
Dengan raihan gelar kedelapan ini, Onic Esports semakin kokoh sebagai tim tersukses di sejarah MPL Indonesia. Konsistensi, strategi matang, dan performa individu para pemain menjadi kunci utama Landak Kuning mempertahankan dominasi di kompetisi tertinggi Mobile Legends Tanah Air.









