Redam Galbay Pinjol, Ini Langkah yang Dilakukan AFPI

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AFPI Siap ambil langkah dalam penyelesaian Galbay Pinjol

Ilustrasi AFPI Siap ambil langkah dalam penyelesaian Galbay Pinjol

BISNIS,JS- Redam Galbay Pinjol, Ini Langkah yang Dilakukan AFPI

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menegaskan strategi mereka untuk menekan maraknya fenomena gagal bayar, atau “galbay”, di layanan pinjaman online.

Istilah galbay merujuk pada perilaku pengguna yang sengaja tidak membayar cicilan setelah dana cair, meski sebelumnya mengikuti prosedur pengajuan secara normal.

Dua Pendekatan untuk Mengatasi Galbay

Ketua Bidang Hubungan Masyarakat AFPI, Kuseryansyah, menjelaskan bahwa asosiasi mengambil dua langkah. Pertama, jika kasus galbay mengandung unsur perbuatan melawan hukum, AFPI siap menempuh jalur hukum. Kedua, mereka membangun komunikasi langsung dengan pengguna untuk mengubah mindset terkait gagal bayar.

Baca Juga :  Waspada Penyalahgunaan KTP untuk Pinjol, Begini Cara Cek di OJK

“Kami ingin mendekati pengguna, berdialog, dan memberi pemahaman sehingga mereka sadar risiko dan dampak galbay,” kata Kuseryansyah saat ditemui di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan OJK di Jakarta, Kamis (6/2/2026).

Mengedukasi Masyarakat untuk Mengubah Mindset

Kuseryansyah menekankan bahwa mengajak orang lain melakukan galbay sama saja mendorong perilaku negatif. Karena itu, AFPI berkomitmen aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai konsekuensi gagal bayar, termasuk kerugian pada ekosistem pinjaman daring.

Baca Juga :  Perang Lawan Judol, OJK Blokir 32.144 Rekening

Harapan AFPI ke Depan

Dengan pendekatan kombinasi antara edukasi dan tindakan hukum, AFPI berharap praktik galbay bisa menurun. Selain itu, mereka ingin masyarakat lebih bertanggung jawab saat memanfaatkan layanan fintech P2P lending, sehingga industri pinjaman online berkembang secara sehat dan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Pinjaman Online vs Bank 2026: Mana Lebih Untung? Ini Perbandingan Bunga yang Bikin Kaget!
Jangan Sampai Salah! Ini Asuransi Kesehatan Terbaik 2026 dengan Premi Murah & Manfaat Besar
Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol
Laba Bank Mega Melejit 28% ke Rp 3,36 Triliun di 2025, Strategi 2026 Jadi Sorotan Investor
Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!
Rahasia Pensiunan Tetap Kaya di 2026: Ini 10 Ide Bisnis Santai yang Terbukti Cuan
Bingung Mulai Investasi? Ini 5 Tips Jitu Pilih Investasi Terbaik 2026 untuk Pemula
Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 23:00 WIB

Pinjaman Online vs Bank 2026: Mana Lebih Untung? Ini Perbandingan Bunga yang Bikin Kaget!

Rabu, 1 April 2026 - 20:00 WIB

Jangan Sampai Salah! Ini Asuransi Kesehatan Terbaik 2026 dengan Premi Murah & Manfaat Besar

Rabu, 1 April 2026 - 16:00 WIB

Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol

Rabu, 1 April 2026 - 15:00 WIB

Laba Bank Mega Melejit 28% ke Rp 3,36 Triliun di 2025, Strategi 2026 Jadi Sorotan Investor

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!

Berita Terbaru