BISNIS,JS- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuka perdagangan Rabu (18/2/2026) di zona merah. Hingga pukul 09.05 WIB, rupiah berada di level Rp16.862 per dolar AS. Angka itu turun 25 poin atau 0,15 persen dari penutupan sebelumnya.
Data Bloomberg menunjukkan indeks dolar AS naik 0,04 persen ke posisi 97,19. Dengan demikian, penguatan dolar menekan rupiah dan mata uang negara berkembang lainnya.
Rupiah Bergerak di Zona Negatif
Sejak awal sesi, pelaku pasar merespons penguatan dolar AS. Akibatnya, rupiah langsung bergerak di zona negatif. Meski begitu, pelaku pasar masih menahan tekanan agar pelemahan tidak semakin dalam.
Di sisi lain, investor domestik terus memantau arus modal asing. Mereka juga mencermati sentimen global yang memengaruhi permintaan dolar AS.
Mata Uang Asia Tunjukkan Arah Beragam
Sementara itu, mata uang Asia mencatat pergerakan variatif. Yen Jepang turun 0,11 persen dan yuan China melemah 0,05 persen.
Sebaliknya, won Korea Selatan naik 0,02 persen dan ringgit Malaysia menguat 0,23 persen. Secara keseluruhan, pelaku pasar merespons dinamika global dengan sikap yang berbeda di tiap negara.
Analis Prediksi Rupiah Fluktuatif
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan rupiah bergerak fluktuatif sepanjang hari. Namun demikian, ia memperkirakan rupiah akan menutup perdagangan di kisaran Rp16.790 hingga Rp16.830 per dolar AS.
Menurut Ibrahim, sentimen global masih mendominasi pergerakan rupiah dalam jangka pendek.
Update Kurs Dolar AS di Perbankan
Berikutnya, sejumlah bank besar nasional memperbarui kurs dolar AS pada Rabu pagi.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
Pada pukul 10.25 WIB, BCA menetapkan kurs beli Rp16.875 dan kurs jual Rp16.895 untuk e-rate.
Selain itu, BCA mematok kurs beli Rp16.690 dan kurs jual Rp16.990 melalui TT Counter. Untuk transaksi Bank Notes, BCA juga memakai angka beli Rp16.690 dan jual Rp16.990 per dolar AS.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
Kemudian, BRI memperbarui kurs pada pukul 10.22 WIB. Untuk e-rate, BRI memasang kurs beli Rp16.868 dan kurs jual Rp16.895.
Sementara itu, BRI menetapkan kurs beli Rp16.770 dan kurs jual Rp16.970 melalui TT Counter.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Selanjutnya, Bank Mandiri menetapkan special rate pada pukul 09.07 WIB. Bank ini mematok kurs beli Rp16.845 dan kurs jual Rp16.875.
Untuk TT Counter, Bank Mandiri memperbarui kurs pada pukul 09.39 WIB dan memasang kurs beli Rp16.650 serta kurs jual Rp16.950. Bank Mandiri juga menggunakan angka yang sama untuk transaksi Bank Notes.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
Terakhir, BNI memperbarui special rates pada pukul 10.20 WIB. BNI menetapkan kurs beli Rp16.866 dan kurs jual Rp16.886.
Melalui TT Counter, BNI mematok kurs beli Rp16.715 dan kurs jual Rp17.015. BNI juga memakai angka tersebut untuk transaksi Bank Notes.(*)









