INTERNASIONAL,JS- Sampah di Indonesia terus menumpuk—38,2 juta ton di 2024, dan baru sepertiga yang terkelola. Tapi, ada kabar baik: beberapa negara Asia sudah membuktikan sampah bisa jadi sumber energi listrik. Singapura, Jepang, Korea Selatan, hingga China menunjukkan, sampah bukan hanya masalah, tapi juga peluang!
Singapura: Lahan Sedikit, Teknologi Maksimal
Dengan tiga fasilitas WtE besar, negara kota ini bisa mengolah ribuan ton sampah per hari. Misalnya, TuasOne WtE Plant menangani 3.600 ton sampah sehari dan menghasilkan listrik 120 MW. Bahkan, dengan model kemitraan publik–swasta di Keppel Seghers Tuas, pemerintah bisa berbagi beban sekaligus menekan emisi seminimal mungkin.
Jepang: Energi Bersih dari Kota Padat
Di Tokyo, fasilitas WtE seperti Hikarigaoka Plant dan Toshima Plant mampu mengubah ratusan ton sampah menjadi listrik untuk puluhan ribu rumah. Selain listrik, energi dari sampah juga mendukung pemanas kota. Jepang membuktikan bahwa teknologi dan disiplin tinggi bisa membuat WtE ramah lingkungan di tengah kota padat.
Korea Selatan: Jaringan WtE yang Terintegrasi
Korea Selatan punya lebih dari 35 pembangkit WtE tersebar di berbagai kota. Regulasi ketat menjaga emisi tetap rendah, sehingga masyarakat menerima proyek ini dengan baik. Menariknya, karakter sampah di Korea yang tinggi kadar air dan organiknya mirip dengan Indonesia, menjadikan pengalaman mereka relevan bagi kota-kota besar kita.
China: Sampah Jadi Energi Skala Besar
China membangun ratusan fasilitas WtE dalam 15 tahun terakhir. Dukungan pemerintah, regulasi sederhana, dan skema pembiayaan strategis membuat proyek berjalan cepat dan efisien. Dengan urbanisasi tinggi, China menunjukkan sampah bisa menjadi sumber energi nyata, bukan sekadar masalah lingkungan.
Indonesia Mulai Bergerak
Indonesia sudah memulai langkah WtE melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. Menurut Stefanus Ade Hadiwidjaja, program ini bisa menyelesaikan sekitar 10 persen persoalan sampah nasional. Dengan teknologi tepat, regulasi mendukung, dan investasi berkelanjutan, sampah di Indonesia bisa berubah dari beban menjadi peluang energi.(*)









