Sempat Sentuh Rp 100 ribu, Harga Cabe Tanjabtim Kembali Turun

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sempat naik hingga Rp 100 ribu perkilogram, kini harga Cabe di Tanjabtim kembali turun.

Sempat naik hingga Rp 100 ribu perkilogram, kini harga Cabe di Tanjabtim kembali turun.

TANJABTIM,JS- Harga cabe merah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang sebelumnya sempat menyentuh Rp100 ribu per kilogram, kini mulai turun. Berdasarkan pantauan di pasar tradisional setempat, pedagang menjual cabe merah di kisaran Rp78 ribu per kilogram.

Penurunan harga ini muncul setelah pemerintah daerah menyediakan cadangan pasokan di Kecamatan Mendahara Ulu. Cadangan ini membantu menstabilkan harga di pasar.

Baca Juga :  Tembus Rp 100 Ribu Per Kg, Harga Cabe di Tanjabtim Mencekik

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tanjabtim, Zulfaisyal, menyatakan bahwa cadangan ini sangat penting untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Dengan adanya cadangan cabe di Mendahara Ulu, alhamdulillah harga cabe merah mulai turun dan tidak lagi menyentuh angka ekstrem,” ujar Zulfaisyal, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, Harga Kelapa dan Pinang Tanjabtim Turun

Sementara itu, Zulfaisyal menjelaskan lonjakan harga sebelumnya terjadi karena pasokan dari daerah sentra produksi terganggu. Beberapa agen pemasok di Jambi mengalami keterbatasan stok, sementara distribusi dari Sumatera Barat terhambat akibat bencana alam.

“Pasokan dari Padang sulit masuk. Selain itu, sebagian petani yang biasanya memasok ke Jambi mengalami gagal panen,” jelasnya.

Akibatnya, pedagang kekurangan stok, sedangkan permintaan tetap tinggi. Kondisi ini membuat harga melonjak tajam dalam waktu singkat.

Meski begitu, pemerintah daerah memperketat pengawasan bahan pokok. Disperindag Tanjabtim bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog menyusun skema Gerakan Operasi Pasar sebagai langkah antisipasi.

“Bulog siap turun melaksanakan operasi pasar jika harga komoditas strategis seperti cabe, beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya naik,” ujar Zulfaisyal.

Dengan demikian, pemerintah berharap harga cabe merah tetap stabil dalam beberapa pekan ke depan. Stabilitas harga penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Upaya intervensi pasokan dan operasi pasar ini memberi kepastian harga bagi masyarakat dan menjaga inflasi tetap terkendali,”tutup Zulfaisyal.(AN)

Berita Terkait

KUA-PPAS 2027 Sungai Penuh Disepakati, Wawako Azhar Tekankan Anggaran Harus Berdampak Langsung ke Masyarakat
Goa Tiangko Masuk Evaluasi UNESCO, Ini Masukan Penting untuk Geopark Merangin Jambi
KUA-PPAS 2027 Tanjab Barat Resmi Disepakati, Wabup Katamso Soroti Sinergi DPRD dan Pemkab di Tengah Tantangan Fiskal
Hari Anak Nasional di Sungai Penuh: Sri Kartini Alfin Dorong Sekolah Aman dan Nyaman
Musim Kemarau Makin Parah, Tirta Mayang Jambi Siapkan Mobil Tangki Gratis untuk Pelanggan yang Airnya Mati
Ujian Dinas & Ujian Kenaikan Pangkat 2026 Sungai Penuh Dibuka! Cek Link Pengusulan, Dokumen dan Cara Daftar
Gaji ke-13 dan ke-14 ASN Batang Hari Cair? Ini Kabar Terbaru dan Penjelasannya
Jembatan Gantung Desa Mudo Rusak Parah, Warga Terpaksa Melintas Meski Mengancam Keselamatan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:31 WIB

KUA-PPAS 2027 Sungai Penuh Disepakati, Wawako Azhar Tekankan Anggaran Harus Berdampak Langsung ke Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Goa Tiangko Masuk Evaluasi UNESCO, Ini Masukan Penting untuk Geopark Merangin Jambi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:01 WIB

KUA-PPAS 2027 Tanjab Barat Resmi Disepakati, Wabup Katamso Soroti Sinergi DPRD dan Pemkab di Tengah Tantangan Fiskal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Hari Anak Nasional di Sungai Penuh: Sri Kartini Alfin Dorong Sekolah Aman dan Nyaman

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Musim Kemarau Makin Parah, Tirta Mayang Jambi Siapkan Mobil Tangki Gratis untuk Pelanggan yang Airnya Mati

Berita Terbaru