Tembus Rp 100 Ribu Per Kg, Harga Cabe di Tanjabtim Mencekik

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Cabai di Pasar Tanjabtim terus merangkak naik, kini tembus Rp 100 ribu perkilogram.

Harga Cabai di Pasar Tanjabtim terus merangkak naik, kini tembus Rp 100 ribu perkilogram.

TANJABTIM,JS– Tembus Rp 100 Ribu Per Kg, Harga Cabe di Tanjabtim Mencekik

Harga cabai merah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) melonjak tajam dalam tiga pekan terakhir. Di pasar, harga cabai yang sebelumnya Rp40.000–Rp45.000 per kilogram kini mencapai Rp90.000–Rp100.000 per kilogram.

Pedagang dan konsumen mengeluhkan lonjakan harga menjelang akhir tahun. Biasanya, kebutuhan dapur meningkat pada periode ini. Pedagang di Pasar Rantau Rasau dan Pasar Dendang menyebut kenaikan harga cabai merah terjadi setiap tahun. Pasokan dari daerah penghasil berkurang sehingga stok di tingkat pedagang menipis.

Baca Juga :  Gedung SDN 014 Pelayang Raya Memprihatinkan, Dinding Papan Remuk dan Siswa Terancam

Cuaca ekstrem memperburuk kondisi. Hujan deras membuat lahan cabai tergenang dan gagal panen. Beberapa pedagang menyatakan pasokan yang mereka terima turun hampir separuh dibanding kondisi normal. Distributor menaikkan harga, sehingga pengecer kesulitan menahan kenaikan. Meski demikian, pedagang tetap menyediakan cabai meski margin keuntungan menyusut.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tanjabtim, Afrinaldi, menyatakan hasil monitoring pekan ini menunjukkan harga rata-rata cabai merah di pasar lokal mencapai Rp90.000 per kilogram.

Baca Juga :  Lampaui UMR, Segini Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Pekanbaru

“Pasokan terganggu akibat banjir di beberapa daerah penghasil cabai,” kata Afrinaldi. Pemerintah daerah terus memantau harga kebutuhan pokok agar tetap terkendali. Ia berharap cuaca membaik sehingga distribusi kembali normal dan harga turun.

Afrinaldi menambahkan, “Masyarakat diminta tetap bijak berbelanja dan menyesuaikan kebutuhan selama harga cabai masih tinggi.”(AN)

Berita Terkait

Silaturahmi di Rumah Dinas Wali Kota, Alfin Ajak PKPS Bersama Bangun Sungai Penuh
Safari Jumat Wako Alfin Bicara Soal Bantuan Masjid, Beasiswa hingga Program 3S
Pilkades Merangin 2026 Pakai E-Voting, 24 Desa Siap Menggelar Pemungutan Suara
BKPSDM Sungai Penuh Minta Kepala OPD Ikut Evaluasi Kinerja ASN Sungai Penuh
Kapolda Jambi Berganti, Ini Harapan Wali Kota Sungai Penuh
Bansos Tanjab Timur 2026 Menyusut! Ribuan Penerima PKH dan Sembako Keluar dari Daftar, Ini Penyebabnya
PAW DPRD Sungai Penuh: Helneti Mesra Dijadwalkan Dilantik 20 Oktober 2026
Wabup Murison Hadiri Penandatanganan Kesepahaman HAM di Jambi, Ini Fokus Kerja Sama Pemkab Kerinci
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Silaturahmi di Rumah Dinas Wali Kota, Alfin Ajak PKPS Bersama Bangun Sungai Penuh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Safari Jumat Wako Alfin Bicara Soal Bantuan Masjid, Beasiswa hingga Program 3S

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Pilkades Merangin 2026 Pakai E-Voting, 24 Desa Siap Menggelar Pemungutan Suara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

BKPSDM Sungai Penuh Minta Kepala OPD Ikut Evaluasi Kinerja ASN Sungai Penuh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapolda Jambi Berganti, Ini Harapan Wali Kota Sungai Penuh

Berita Terbaru