SUNGAIPENUH,JS– Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menerima langsung kunjungan Lembaga Kerapatan Adat (LKA) 6 Luhah Sungai Penuh dalam agenda silaturahmi di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis malam (29/1/2026).
Para Ninik Mamak, pemangku adat, dan tokoh masyarakat dari enam luhah hadir untuk berdialog langsung dengan kepala daerah. Sejak awal pertemuan, suasana akrab dan kekeluargaan terasa kuat.
Pemerintah Kota Perkuat Hubungan dengan Lembaga Adat
Melalui agenda silaturahmi ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan dengan lembaga adat. Pemerintah dan tokoh adat memanfaatkan forum tersebut untuk menyamakan pandangan terkait arah pembangunan daerah.
Selain itu, pemerintah daerah mendengar langsung pandangan serta masukan dari para tokoh adat.
Tokoh Adat Sampaikan Aspirasi Masyarakat
Dalam diskusi yang berlangsung terbuka, para tokoh adat menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat. Mereka menyoroti kebutuhan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Sungai Penuh.
Dialog berlangsung konstruktif dan saling melengkapi antara pemerintah daerah dan lembaga adat.
Wali Kota Tekankan Peran Strategis Lembaga Adat
Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Alfin menekankan peran strategis lembaga adat dalam menjaga keharmonisan sosial. Ia menilai lembaga adat sebagai mitra penting pemerintah dalam menjalankan pembangunan daerah.
Menurut Alfin, para Ninik Mamak dan pemangku adat berperan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh membuka ruang seluas-luasnya bagi setiap masukan. Aspirasi tokoh adat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Alfin.
Pemerintah Dorong Sinergi Pembangunan Berbasis Budaya
Lebih lanjut, Alfin mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat. Ia menilai kerja sama yang solid mampu meningkatkan efektivitas program pembangunan.
Karena itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh menjalankan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga menjunjung nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat.
Pemerintah dan Adat Sepakati Komitmen Bersama
Sebagai penutup, pertemuan silaturahmi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi dan memperkuat kolaborasi ke depan. Pemerintah daerah dan lembaga adat sepakat membangun koordinasi yang berkelanjutan.
Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Lembaga Kerapatan Adat 6 Luhah melangkah seiring dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(AN)









