OTOMOTIF,JS- Pasar kendaraan listrik Indonesia kembali menunjukkan perkembangan yang sangat cepat pada tahun 2026. Setelah sejumlah merek global bersaing memperebutkan perhatian konsumen, kini hadir pemain baru yang membawa konsep berbeda. Sun V, mobil listrik bergaya mini SUV asal China, resmi memasuki pasar nasional dengan teknologi yang belum banyak digunakan pada kendaraan listrik lainnya.
Sun V merupakan produk yang dikembangkan oleh Solarky Mobility Technologies Ltd. Perusahaan tersebut menghadirkan pendekatan baru dalam industri kendaraan listrik melalui pemanfaatan energi matahari sebagai sumber daya tambahan untuk mendukung performa kendaraan sehari-hari.
Berbeda dari sebagian besar mobil listrik yang sepenuhnya bergantung pada pengisian daya melalui stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) maupun listrik rumah tangga, Sun V mengintegrasikan panel surya langsung pada bagian atap kendaraan.
Teknologi ini menjadi daya tarik utama karena mampu membantu menambah pasokan energi dan meningkatkan efisiensi penggunaan kendaraan.
Panel Surya Jadi Pembeda Utama Sun V
Salah satu fitur paling menarik dari Sun V terletak pada sistem panel surya yang menyatu dengan desain kendaraan. Saat kendaraan terparkir, pemilik dapat memperluas panel surya untuk memaksimalkan penyerapan sinar matahari.
Ketika selesai digunakan, panel tersebut dapat dilipat kembali sehingga tampak seperti roof rack modern yang biasa ditemukan pada kendaraan SUV.
Keunggulan ini membuat Sun V tidak hanya tampil unik dari sisi desain, tetapi juga menawarkan solusi energi yang lebih efisien.
Di negara tropis seperti Indonesia yang mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun, teknologi panel surya berpotensi memberikan manfaat nyata bagi pengguna kendaraan listrik.
Selain mengurangi ketergantungan terhadap pengisian daya eksternal, sistem tersebut juga membantu memperpanjang jarak tempuh kendaraan dalam penggunaan harian.
Spesifikasi Lengkap Mobil Listrik Sun V
Sun V mengandalkan motor listrik tipe Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM).
Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 15 kW dengan torsi maksimum mencapai 85 Nm.
Untuk mendukung performanya, Sun V menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 10,2 kWh.
Spesifikasi utama Sun V:
- Motor listrik PMSM
- Tenaga maksimum 15 kW
- Torsi puncak 85 Nm
- Baterai LFP 10,2 kWh
- Jarak tempuh standar 150 kilometer
- Tambahan jarak tempuh panel surya hingga 50 kilometer
- Total potensi jarak tempuh sekitar 200 kilometer
- Harga sekitar Rp159 juta
Teknologi baterai LFP juga menawarkan sejumlah keunggulan. Selain memiliki tingkat keamanan yang tinggi, baterai jenis ini terkenal lebih tahan terhadap suhu panas dan memiliki usia pakai yang relatif panjang.
Jarak Tempuh Capai 200 Kilometer
Sun V menawarkan daya jelajah sekitar 150 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Namun keunggulan sesungguhnya muncul ketika panel surya mulai bekerja secara optimal.
Dalam kondisi cuaca yang mendukung, panel surya dapat memberikan tambahan energi yang setara dengan sekitar 50 kilometer perjalanan.
Dengan demikian, total jarak tempuh kendaraan dapat mencapai sekitar 200 kilometer.
Untuk kebutuhan mobilitas perkotaan, angka tersebut tergolong cukup kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna harian seperti perjalanan ke kantor, sekolah, pusat perbelanjaan, maupun aktivitas bisnis.
Harga Rp159 Juta, Jadi Salah Satu Mobil Listrik Paling Terjangkau
Faktor harga menjadi senjata utama Sun V dalam menarik minat konsumen Indonesia.
Perusahaan memasarkan kendaraan ini dengan harga sekitar Rp159 juta.
Banderol tersebut menempatkan Sun V sebagai salah satu mobil listrik paling terjangkau yang tersedia di pasar nasional.
Jika dibandingkan dengan sejumlah kendaraan listrik lain yang berada pada rentang harga Rp250 juta hingga Rp500 juta, Sun V menawarkan alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa mengeluarkan biaya besar.
Harga yang kompetitif juga membuka peluang lebih luas bagi kalangan pekerja, keluarga muda, hingga pelaku usaha untuk memiliki kendaraan listrik.
Selain menawarkan harga terjangkau, Sun V juga membawa kabar positif bagi industri otomotif nasional.
Solarky Mobility Technologies menjalin kerja sama dengan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) untuk melakukan perakitan lokal di Indonesia.
Kedua perusahaan mencapai kesepakatan tersebut pada akhir tahun 2025.
PT MAB akan merakit Sun V di fasilitas produksinya yang berada di Demak, Jawa Tengah.
Langkah ini berpotensi meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.
Produksi kendaraan akan mengikuti tingkat permintaan pasar dan jumlah pesanan yang masuk.
Potensi Penghematan Biaya Transportasi
Selain ramah lingkungan, Sun V menawarkan peluang penghematan biaya yang cukup besar.
Pemilik kendaraan listrik umumnya mengeluarkan biaya energi yang jauh lebih rendah dibandingkan pengguna kendaraan berbahan bakar bensin.
Dengan tambahan energi dari panel surya, pengguna berpotensi mengurangi frekuensi pengisian daya listrik.
Dalam jangka panjang, efisiensi tersebut dapat membantu menghemat pengeluaran transportasi hingga jutaan rupiah setiap tahun.
Hal ini menjadi nilai tambah yang semakin relevan di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi energi dan biaya operasional kendaraan.
Persaingan Mobil Listrik Indonesia Semakin Ketat
Masuknya Sun V memperlihatkan bahwa pasar kendaraan listrik Indonesia masih memiliki peluang pertumbuhan yang sangat besar.
Semakin banyak produsen global yang melihat Indonesia sebagai pasar strategis karena jumlah penduduk yang besar, dukungan pemerintah terhadap kendaraan listrik, serta perkembangan infrastruktur pengisian daya yang terus meningkat.
Kehadiran Sun V diperkirakan akan memperketat persaingan di segmen mobil listrik murah dan kendaraan perkotaan.
Konsumen pun mendapatkan lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran masing-masing.
FAQ Seputar Mobil Listrik Sun V
Berapa harga mobil listrik Sun V di Indonesia?
Sun V dipasarkan dengan harga sekitar Rp159 juta.
Berapa jarak tempuh Sun V?
Sun V mampu menempuh sekitar 150 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Panel surya dapat menambah jarak tempuh hingga sekitar 50 kilometer sehingga totalnya mencapai sekitar 200 kilometer.
Apa keunggulan utama Sun V?
Keunggulan terbesar Sun V terletak pada panel surya yang terintegrasi di atap kendaraan dan dapat diperluas saat parkir untuk menyerap energi matahari secara maksimal.
Apakah Sun V dirakit di Indonesia?
Ya. PT Mobil Anak Bangsa (MAB) akan merakit Sun V secara lokal di fasilitas produksi yang berada di Demak, Jawa Tengah.
Jenis baterai apa yang digunakan Sun V?
Sun V menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 10,2 kWh.
Kesimpulan
Sun V menghadirkan warna baru dalam industri kendaraan listrik Indonesia. Mobil listrik ini tidak hanya menawarkan harga yang terjangkau, tetapi juga membawa inovasi panel surya yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Dengan harga sekitar Rp159 juta, jarak tempuh hingga 200 kilometer, serta rencana perakitan lokal di Indonesia, Sun V memiliki peluang besar untuk menarik perhatian konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Jika teknologi panel surya yang diusung mampu memberikan manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari, Sun V berpotensi menjadi salah satu mobil listrik paling menarik di pasar Indonesia pada tahun 2026.(*)









