JAMBI, JS – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengganti nama Taman Remaja menjadi Ta. Langkah ini bertujuan melestarikan nilai-nilai adat dan memperkuat identitas budaya Melayu Jambi.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, memimpin peresmian bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Selain itu, para Kepala Daerah dan jajaran Pemkot Jambi turut hadir dalam acara Musyawarah Komisariat Wilayah II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
—
Filosofi Nama Banjuran Budayo
Menurut Wali Kota Maulana, nama Banjuran Budayo mengandung filosofi tanah yang menghubungkan kawasan sekaligus menjadi tempat tumbuh tanaman bermanfaat. Dengan filosofi itu, taman menjadi ruang kreativitas, interaksi sosial, dan kebanggaan warga lintas generasi.
Selain itu, Pemkot Jambi mengganti nama taman berdasarkan usulan tokoh adat dan masyarakat. Langkah ini juga masuk dalam program Kota Jambi Bahagia, “Bahagia Berbudaya”, yang melestarikan budaya dan sejarah sekaligus menumbuhkan nilai toleransi antarbudaya.
—
Festival Keris Siginjai dan Diberanda Kota
Seiring dengan peresmian, Pemkot Jambi membuka Festival Keris Siginjai dan Diberanda Kota. Festival menampilkan pelaku ekonomi kreatif, UMKM, dan komunitas seni, sekaligus menjadi ruang ekspresi budaya, edukasi sejarah, dan wadah pengembangan ekonomi kreatif
Wali Kota Maulana menekankan, Festival Keris Siginjai menghormati warisan budaya, tradisi, dan simbol marwah Tanah Pilih Pesako Betuah. “Keris Siginjai bukan sekadar pusaka, tapi penanda martabat dan pengingat sejarah serta nilai luhur masyarakat Jambi,” ujarnya.
Selain itu, festival menampilkan seni pertunjukan, literasi, UMKM, dan berbagai aktivitas inklusif untuk menghidupkan budaya di ruang publik.
—
Pemanfaatan SDM dan Program Kota Jambi Bahagia
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyebut festival mendorong pemanfaatan potensi SDM Kota Jambi. Lebih jauh lagi, festival menerapkan pendekatan Community-Based Development (CBD) untuk mendorong kemandirian dan kebahagiaan masyarakat. Selain itu, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari transformasi Kota Jambi menuju Kota Jambi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, Sejahtera).(AN)









