Tender Proyek BWSS VI Rp 11,4 Miliar di Kerinci, Siapa Juaranya?

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek penanganan banjir di Kerinci jadi rebutan kontraktor di BWSS

Proyek penanganan banjir di Kerinci jadi rebutan kontraktor di BWSS

KERINCI,JS- Balai Wilayah Sungai (BWSS) VI Jambi mempercepat proses tender proyek infrastruktur di awal 2026. Selain normalisasi Sungai Batang Merao, proyek Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir di Kabupaten Kerinci kini memasuki fase krusial, di mana setiap langkah panitia dan kontraktor menentukan kelancaran pelaksanaan proyek.

Antusiasme Kontraktor Tinggi Sejak Awal

Paket proyek dengan nilai pagu Rp 11,44 miliar dibuka untuk tahap Pembuktian Kualifikasi sejak 6 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 2 Maret 2026. Dari total 107 kontraktor yang mendaftar, hanya 14 perusahaan yang serius mengajukan dokumen penawaran harga.

Baca Juga :  Daerah Lain Mulai Cair, Gimana Gaji PPPK Paruh Waktu Kerinci?

Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme kontraktor terhadap proyek APBN, sekaligus menandakan persaingan akan berlangsung ketat. CV. Kana Mandiri menempati posisi teratas dengan penawaran Rp 8,236 miliar, turun sekitar Rp 3,2 miliar dari nilai pagu. Diikuti oleh CV. TUMENDALIKA dengan Rp 8,412 miliar dan CV. SUMBER REJEKI yang menawarkan Rp 8,677 miliar.

Selain angka penawaran, strategi dan kecepatan pengajuan dokumen turut menjadi penentu peluang menang kontraktor.

Fakta Menarik dari Daftar Penawaran

Menariknya, dua perusahaan, PT PANCARONA MITRA ABADI dan CV. NYIUR NUSANTARA PERMAI, mengajukan harga identik, yaitu Rp 9,152 miliar, hingga digit terakhir. Fenomena ini menimbulkan perhatian khusus karena menandai tingkat persaingan yang sangat rapat.

Baca Juga :  Bela PLTA, Alharis ; Penyusutan Danau Kerinci Faktor Curah Hujan

Berikut daftar lengkap 14 kontraktor peserta tender, diurutkan dari penawaran terendah:

  1. Kana Mandiri – Rp 8.236.800.000,00
  2. TUMENDALIKA – Rp 8.412.625.613,44
  3. SUMBER REJEKI – Rp 8.677.000.000,00
  4. Surya Pantai Timur – Rp 9.003.505.357,78
  5. PT PANCARONA MITRA ABADI – Rp 9.152.000.000,00
  6. NYIUR NUSANTARA PERMAI – Rp 9.152.000.000,00
  7. DUTA PANCA LAKSANA – Rp 9.152.000.778,33
  8. Madani Kontrindo – Rp 9.153.374.733,49
  9. YESA KUSUMA BANGSA – Rp 9.723.950.950,00
  10. Mulya Akbar – Rp 9.948.310.070,75
  11. AGUNG BERSAMA MILENIAL – Rp 9.971.177.399,91
  12. DD KONTRAKTOR – Rp 10.289.954.249,94
  13. Gibran Akbar – Rp 10.376.605.699,11
  14. WOMEN INDEPENDENT CONSTRUCTION – Rp 10.868.000.000,01

Dengan daftar ini, terlihat perbedaan penawaran yang cukup signifikan antara posisi terendah dan tertinggi, menegaskan pentingnya strategi harga bagi setiap kontraktor.

Metode Tender dan Penetapan Pemenang

Tender menggunakan metode Pascakualifikasi Satu File dengan sistem Harga Terendah Sistem Gugur, yang memberikan peluang besar bagi penawar terendah selama lolos verifikasi administrasi dan teknis. Sistem Reverse Auction tidak diterapkan, sehingga kontraktor fokus pada pengajuan dokumen lengkap dan harga kompetitif.

Baca Juga :  Masyarakat Kerinci Kritisi BWSS: Pilih Pelaksana yang Profesional

Panitia akan menetapkan pemenang pada 3 Maret 2026, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, dan memastikan proses berlangsung transparan serta sesuai regulasi.

Harapan Masyarakat Kerinci terhadap Proyek

Masyarakat Kerinci kini menunggu hasil final tender dengan penuh harap. Mereka ingin proyek pengendalian banjir segera terealisasi agar risiko banjir berkurang dan kegiatan ekonomi masyarakat tidak terganggu. Selain itu, warga menginginkan kontraktor pemenang tender yang profesional dan berkualitas tinggi, sehingga proyek berjalan lancar dan hasilnya memuaskan.

“Kalau bisa, panitia melakukan seleksi ketat dalam menetapkan pemenang tender. Jangan sampai kontraktor nakal mendapatkan proyek, karena kualitas proyeknya nanti akan dikeluhkan masyarakat,” ujar Iksan, salah seorang warga Kerinci.(*)

Berita Terkait

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Berita Terbaru

Nasional

Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:30 WIB