JAKARTA,JS- Harga BBM Pertamina hari ini, Minggu 12 Juli 2026, masih mengacu pada penyesuaian yang mulai berlaku sejak 1 Juli 2026. Penurunan harga terjadi pada beberapa jenis BBM nonsubsidi, terutama Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Kebijakan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat karena biaya pengisian bahan bakar kendaraan, khususnya mobil berbahan bakar diesel maupun kendaraan premium, menjadi lebih ringan dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, harga Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Biosolar subsidi masih bertahan. Dengan demikian, konsumen tidak mengalami perubahan harga pada jenis BBM tersebut selama pertengahan Juli 2026.
Penyesuaian harga BBM dilakukan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta kondisi pasar energi global yang terus berubah.
Pertamax Turbo Turun Paling Besar
Di wilayah Pulau Jawa, Pertamax Turbo mencatat penurunan harga paling signifikan.
Sebelumnya, BBM beroktan tinggi tersebut dijual Rp20.750 per liter. Kini harganya turun menjadi Rp19.300 per liter atau lebih murah Rp1.450 per liter.
Selain itu, Pertamina juga memangkas harga Pertamina Dex dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter. Artinya, konsumen memperoleh penurunan hingga Rp3.650 per liter.
Tidak hanya itu, Dexlite juga ikut turun dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter atau lebih rendah Rp3.300 per liter.
Penyesuaian tersebut membuat biaya operasional kendaraan diesel menjadi lebih hemat, terutama bagi pelaku usaha logistik, transportasi, hingga masyarakat yang rutin menggunakan kendaraan berbahan bakar solar nonsubsidi.
Harga Pertamax dan Pertalite Masih Tetap
Di sisi lain, Pertamax belum mengalami perubahan harga sejak penyesuaian terakhir pada 10 Juni 2026.
Begitu pula dengan Pertamax Green 95 yang masih bertahan pada harga sebelumnya.
Sementara itu, pemerintah juga belum mengubah harga BBM bersubsidi. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi masih dipatok Rp6.800 per liter di seluruh wilayah yang mendapat penugasan.
Stabilnya harga BBM subsidi diharapkan menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan inflasi nasional.
Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini
Berikut kisaran harga BBM Pertamina yang berlaku di berbagai wilayah Indonesia pada 12 Juli 2026.
1. Wilayah Sumatera
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.650-Rp17.000/liter
- Pertamax Turbo: Rp19.750-Rp20.150/liter
- Dexlite: Rp20.150-Rp20.550/liter
- Pertamina Dex: Rp21.650-Rp22.100/liter
- Biosolar: Rp6.800/liter
Khusus FTZ Batam dan FTZ Sabang, harga Pertamax dan Dexlite lebih murah dibanding daerah lainnya karena memperoleh perlakuan khusus kawasan perdagangan bebas.
2. Wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.250/liter
- Pertamax Green 95: Rp17.000/liter
- Pertamax Turbo: Rp19.300/liter
- Dexlite: Rp19.700/liter
- Pertamina Dex: Rp21.150/liter
- Biosolar: Rp6.800/liter
Wilayah ini menjadi daerah dengan harga Pertamax Turbo dan Dexlite paling rendah setelah penyesuaian terbaru.
3.Wilayah Kalimantan
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.650-Rp17.000/liter
- Pertamax Turbo: Rp19.750-Rp20.150/liter
- Dexlite: Rp20.150-Rp20.550/liter
- Pertamina Dex: Rp21.650-Rp22.100/liter
- Biosolar: Rp6.800/liter
4. Wilayah Sulawesi
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.650/liter
- Pertamax Turbo: Rp19.750/liter
- Dexlite: Rp20.150/liter
- Pertamina Dex: Rp21.650/liter
- Biosolar: Rp6.800/liter
5. Wilayah Papua dan Maluku
Sebagian besar wilayah Papua dan Maluku masih mempertahankan harga:
- Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax: Rp16.650/liter
- Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamina Dex: Rp21.650/liter (wilayah tertentu)
- Biosolar: Rp6.800/liter
Mengapa Harga BBM Berbeda di Tiap Daerah?
Harga BBM Pertamina tidak selalu sama di seluruh Indonesia. Perbedaan tersebut dipengaruhi beberapa faktor, antara lain biaya distribusi, kondisi geografis, skema logistik, serta status kawasan khusus seperti Free Trade Zone (FTZ).
Daerah yang memiliki jalur distribusi lebih kompleks umumnya memerlukan biaya operasional lebih tinggi sehingga harga BBM ikut menyesuaikan.
Faktor yang Menentukan Harga BBM
Selain distribusi, terdapat sejumlah faktor lain yang memengaruhi harga BBM setiap bulan, di antaranya:
- Harga minyak mentah dunia.
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
- Biaya pengolahan di kilang.
- Biaya distribusi nasional.
- Kebijakan pemerintah.
- Kondisi pasar energi internasional.
Apabila harga minyak dunia kembali melemah, peluang penurunan harga BBM nonsubsidi pada bulan berikutnya juga semakin terbuka.
Tips Menghemat Pengeluaran BBM
Masyarakat dapat mengurangi konsumsi BBM melalui beberapa langkah sederhana.
Pertama, lakukan servis kendaraan secara berkala agar mesin bekerja optimal.
Kedua, gunakan tekanan ban sesuai standar pabrikan sehingga kendaraan tidak membutuhkan tenaga berlebih.
Ketiga, hindari akselerasi mendadak dan jaga kecepatan tetap stabil ketika berkendara.
Selain itu, pilih jenis BBM sesuai rekomendasi pabrikan agar performa mesin tetap maksimal sekaligus menjaga efisiensi bahan bakar.
Kesimpulan
Harga BBM Pertamina hari ini masih mengikuti penyesuaian yang berlaku sejak awal Juli 2026. Penurunan terbesar terjadi pada Pertamina Dex, Dexlite, dan Pertamax Turbo, sedangkan Pertamax, Pertamax Green, Pertalite, serta Biosolar subsidi tetap stabil.
Masyarakat yang menggunakan BBM nonsubsidi kini dapat menikmati biaya pengisian yang lebih murah. Di sisi lain, stabilnya harga BBM subsidi membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasional.
Bagi pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha, memantau perkembangan harga BBM secara berkala menjadi langkah penting agar dapat mengatur anggaran operasional secara lebih efisien.(*)









