Turun Drastis, Rata-rata Dana Desa Kerinci Kurang Rp300 Juta

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dana Desa turun drastis, program pembangunan desa di Kerinci terandam terhambat

Dana Desa turun drastis, program pembangunan desa di Kerinci terandam terhambat

KERINCI,JS- Pemerintah dan masyarakat Desa dalam Kabupaten Kerinci untuk tahun 2026 harus mengusap dada, mengingat turun drastisnya Dana Desa. Tidak tanggung-tanggung penurunan jatah Dana Desa Kabupaten Kerinci turun drastis, mayoritas desa hanya mengelola Dana RP 300 juta.

Kondisi tersebut merupakan dmpak dari pengurangan anggaran dari Pemerintah pusat ke desa. Dengan begitu pemerintah desa harus berhemat dalam pengelolaan dana yang tergolong minim tersebut.

Baca Juga :  Dana Desa Kerinci Dipangkas Hingga Rp 25 Milyar di 2026

Salah seorang Kepala Desa Kerinci, Antoni membenarkan akan pengurangan pagu anggaran DD bagi desanya. Untuk itu pihaknya harus merevisi ulang dan hanya melaksanakan program prioritas utama saja pada tahun 2026 ini.

“Sebelumnya kita telah menyiapkan program pembangunan, dengan kondisi DD saat ini, kita terpaksa harus memilah mana yang memang menjadi skala prioritas,” sebutnya.

Baca Juga :  Terbaru 2026, Segini Gaji Kepala Desa Kerinci hingga Staf Desa

Selaku Kepala Desa dirinya berharap masyarakat bisa mengerti akan kondisi DD yang ada saat ini. “Tidak hanya program pembangunan saja, sejumlah kegiatan baik itu pemberdayaan dan sebagainya terpaksa kita minimalisir,”. tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya Kepala Bidang Keuangan dan Aset Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kerinci, Kemdepit, menyampaikan bahwa pada tahun 2025 total pagu Dana Desa untuk Kabupaten Kerinci mencapai sekitar Rp205 miliar. Namun, pada tahun 2026 alokasi tersebut turun menjadi sekitar Rp180 miliar lebih.

“Pengurangan ini merupakan kebijakan nasional. Pemerintah mengalokasikan sebagian Dana Desa untuk mendukung program prioritas, termasuk pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih,” katanya.(AN)

 

Berita Terkait

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu? Ini Penjelasan BKPSDM Bagi 1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu

Berita Terbaru