Update Terbaru, Cek Tarif Listrik PLN Desember 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Amper Listrik

Foto ; Amper Listrik

JAKARTA,JS– Update Terbaru, Cek Tarif Listrik PLN Desember 2025

Pemerintah menetapkan harga token listrik untuk pelanggan prabayar PLN mulai 22 hingga 28 Desember 2025. Sebagai informasi, pelanggan bisa membeli token mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 1 juta sesuai kebutuhan.

Setelah membeli, pelanggan memasukkan token ke meteran. Sistem meteran kemudian mengonversi nominal token ke dalam kilowatt hour (kWh). Dengan begitu, pelanggan langsung melihat jumlah kWh yang tersedia.

Baca Juga :  PLN Buka Diskon Tambah Daya Listrik 50, Begini Caranya

Tarif Listrik Rumah Tangga

Untuk memulai, berikut tarif untuk pelanggan rumah tangga:

  • R-1/TR kecil 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh

  • R-1/TR kecil 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh

  • R-1/TR kecil 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh

  • R-2/TR menengah 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh

  • R-3/TR, TM besar >6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh

Tarif Listrik Pelanggan Bisnis

Sementara itu, untuk pelanggan bisnis, tarifnya adalah:

  • B-2/TR kecil 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh

  • B-3/TM, TT menengah >200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh

Tarif Listrik Pelanggan Industri

Baca Juga :  Cair Hitungan Detik, Klaim Tambahan Saldo DANA Hari Ini

Selain itu, pelanggan industri membayar tarif:

  • I-3/TM >200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh

  • I-4/TT >30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh

Tarif Listrik Fasilitas Pemerintah dan PJU

Adapun untuk fasilitas pemerintah dan penerangan jalan umum (PJU), tarifnya:

  • P-1/TR 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh

  • P-2/TM >200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh

  • P-3/TR untuk PJU: Rp 1.699,53 per kWh

  • L/TR, TM, TT berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh

Cara Menghitung kWh dari Token

Kemudian, pelanggan menghitung kWh dengan rumus:

kWh = (Nominal token – PPJ daerah) ÷ Tarif dasar listrik

Perlu diketahui, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Jakarta berbeda sesuai daya:

  • Daya sampai 2.200 VA: 2,4%

  • Daya 3.500-5.500 VA: 3%

  • Daya 6.600 VA ke atas: 4%

Sebagai contoh, jika membeli token Rp 100.000, pelanggan mengurangi PPJ sesuai daya, lalu membagi nominal token dengan tarif dasar listrik. Hasilnya menunjukkan jumlah kWh yang diperoleh.(AN)

Berita Terkait

Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN
Kemenag Umumkan Panduan Belajar Ramadan 2026, Simak Aturannya!
Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China
Tak Perlu Antri, Catat cara dan Jadwal Penukaran Uang Lebaran
DPR Sorot Kesiapan Industri Bayar THR, Usulkan Revisi Aturan
Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan BPJS, Ini Ketentuannya
Mudik Lebaran, Indonesia AirAsia Tawarkan Diskon Tiket 17%
Ramadan Ini, Pemerintah Siapkan 3 Jenis Bantuan Korban Banjir Sumatera
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:00 WIB

Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:30 WIB

Tak Perlu Antri, Catat cara dan Jadwal Penukaran Uang Lebaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:30 WIB

DPR Sorot Kesiapan Industri Bayar THR, Usulkan Revisi Aturan

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:30 WIB

Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan BPJS, Ini Ketentuannya

Berita Terbaru

Pos Indonesia Fokus pada Transformasi Digital

Teknologi

Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menerapkan kebijakan work form anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat.(Sumber/Google)

Nasional

Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN

Sabtu, 14 Feb 2026 - 13:30 WIB

Tampilan Nokia N8 Revival

Teknologi

Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern

Sabtu, 14 Feb 2026 - 12:00 WIB