Ramadan Ini, Pemerintah Siapkan 3 Jenis Bantuan Korban Banjir Sumatera

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban bencana sumatera..

Korban bencana sumatera..

JAKARTA,JS- Pemerintah memastikan bantuan sosial bagi korban bencana di Sumatra akan mulai disalurkan pada bulan Ramadan. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyatakan bahwa koordinasi intens telah dilakukan dengan Menteri Dalam Negeri, yang juga memimpin Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra.

Tiga Jenis Bantuan untuk Korban Bencana

Saifullah menjelaskan, pemerintah menyiapkan tiga jenis bantuan utama. Pertama, setiap keluarga menerima bantuan isi rumah senilai Rp 3 juta. Kedua, bantuan pemulihan ekonomi dalam rangka pemberdayaan sosial sebesar Rp 5 juta per keluarga.

Baca Juga :  Pasca Bencana, Perbankan di Sumbar Bergerak Positif

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan jaminan hidup untuk kebutuhan konsumsi. “Kami memberikan Rp 15.000 per orang per hari selama tiga bulan. Jadi, setiap orang menerima Rp 450.000 per bulan, dan total untuk tiga bulan sudah dihitung sesuai itu,” ujar Saifullah saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2).

Penentuan Penerima Bantuan

Penerima bantuan ditentukan langsung oleh bupati, wali kota, atau gubernur setempat. Setelah itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menandatangani daftar nama agar penyaluran berjalan tepat sasaran.

Baca Juga :  273 Huntara Siap Dihuni, Pemulihan Pascabencana Sumbar

Total Anggaran Bantuan

Saifullah menambahkan, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp 2,3 triliun untuk ketiga jenis bantuan tersebut. Ia menegaskan, begitu data penerima sudah jelas, penyaluran bantuan akan langsung dilakukan.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap bantuan sosial dapat meringankan beban korban bencana sekaligus mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak di Sumatra.(*)

Berita Terkait

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
2.722 ASN Mundur pada Semester I 2026, Mayoritas Baru Bekerja hingga 5 Tahun: Alarm Serius bagi Pemerintah
Pajak ETF Emas Bisa Dibebaskan? Ini Strategi Baru Pemerintah untuk Dongkrak Investasi Gold ETF
Orang Kaya Dilarang Beli Pertalite, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Berdasarkan Desil
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status

Berita Terbaru