Warga Desa Beringin Sanggul Merangin Keluhkan Pelayanan Pustu

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi Pustu yang kosong saat warga butuh pelayanan kesehatan.

Tampak kondisi Pustu yang kosong saat warga butuh pelayanan kesehatan.

MERANGIN,JS – Sejumlah warga Desa Beringin Sanggul, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, mengeluhkan bidan desa yang baru lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024. Menurut warga, bidan yang seharusnya bertugas dan menetap di Pustu Desa Beringin Sanggul hanya hadir pada pagi hari. Pada siang hari, bidan sudah pulang, sehingga warga tidak mendapatkan pelayanan kesehatan malam hari.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Mapping Daerah Rawan Bencana

Akibatnya, warga yang membutuhkan layanan di luar jam pagi harus menempuh perjalanan jauh ke Desa Sekancing atau langsung ke Puskesmas induk. Kondisi ini sangat memberatkan mereka yang menghadapi keadaan darurat malam hari atau tidak memiliki kendaraan.

“Sebenarnya kami senang ada bidan baru. Namun, jika bidan hanya datang pagi dan siang sudah pulang, sama saja kami tidak punya tenaga kesehatan di desa. Jika anak demam tinggi malam hari, kami tidak tahu harus ke mana. Kami terpaksa keluar desa, padahal jalannya gelap dan jauh,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Bupati M Syukur Lantik Zulhifni Sebagai Sekda Merangin

Keluhan serupa muncul dari warga lainnya. Mereka berharap bidan desa berstatus P3K menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Bidan juga diharapkan tetap siap siaga di Pustu untuk kebutuhan masyarakat selama 24 jam.

Lebih jauh, warga menekankan bahwa pelayanan kesehatan dasar harus menjadi prioritas. Hal ini penting, khususnya di desa yang jauh dari fasilitas kesehatan lain. Mereka meminta bidan desa tidak meninggalkan Pustu saat jam pelayanan atau di luar jam, ketika warga membutuhkan bantuan.

Selain itu, masyarakat mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin untuk turun langsung menilai kinerja bidan tersebut.

“Kami minta dinas terkait melihat langsung kondisi di desa. Jangan sampai masyarakat terus kesulitan hanya karena tenaga kesehatan tidak berada di tempat,” tambah warga lainnya.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Rilis Daftar Lolos Assessment JPT Pratama

Hingga berita ini diterbitkan, bidan desa dan Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin belum memberikan keterangan resmi terkait masalah ini.(AN)

Berita Terkait

Layanan Bank Jambi Saat Ini, Mengingatkan ‘Sejarah’ Awal Perbankan di Indonesia
Wawako Azhar Hamzah Gandeng MUI Jambi, Perkuat Pembangunan Umat dan Karakter Masyarakat Sungai Penuh
Data Ekonomi Jadi Kunci Investasi Daerah, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Diluncurkan di Tanjab Barat
Kualitas Pendidikan Kerinci Diuji, Dinas Pendidikan Pantau Langsung Pelaksanaan PSAS SMP
Program Rumah Layak Huni Tanjab Barat Berlanjut, Bupati Anwar Sadat Gandeng BAZNAS dan Lapas
Kota Sungai Penuh Berduka, Dakhir Yahya Tutup Usia, Wali Kota Alfin: Kami Kehilangan Putra Terbaik Daerah
Viral di Kerinci! Lansia 76 Tahun Hidup Menumpang dan Kesulitan Berobat, Butuh Uluran Tangan
Kisah Haru Anak SAD Daftar SMA Favorit di Tebo, Tempuh 4 Jam dari Pedalaman Demi Masa Depan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:31 WIB

Layanan Bank Jambi Saat Ini, Mengingatkan ‘Sejarah’ Awal Perbankan di Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:32 WIB

Wawako Azhar Hamzah Gandeng MUI Jambi, Perkuat Pembangunan Umat dan Karakter Masyarakat Sungai Penuh

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:01 WIB

Data Ekonomi Jadi Kunci Investasi Daerah, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Diluncurkan di Tanjab Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:01 WIB

Kualitas Pendidikan Kerinci Diuji, Dinas Pendidikan Pantau Langsung Pelaksanaan PSAS SMP

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

Program Rumah Layak Huni Tanjab Barat Berlanjut, Bupati Anwar Sadat Gandeng BAZNAS dan Lapas

Berita Terbaru