KERINCI,JS- Waspada DBD! Kabupaten Kerinci Catat Lonjakan Kasus
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kerinci terus naik. Data terbaru dari Dinas Kesehatan menunjukkan tren peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Penyakit yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini menjadi perhatian utama menjelang musim penghujan.
Lonjakan Kasus dari 2024 ke 2025
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Hermizan, menyatakan bahwa pada 2024 tercatat 96 kasus DBD. Tahun berikutnya, jumlahnya naik menjadi 107 kasus, meningkat 11 penderita. Hermizan menekankan bahwa angka ini mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat.
“Rendahnya kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan membuat nyamuk berkembang biak dengan cepat,” ujarnya.
Faktor Penyebaran DBD
Tingginya mobilitas masyarakat turut mempercepat penyebaran DBD di beberapa wilayah. Hermizan mengingatkan warga untuk rutin membersihkan tempat penampungan air, menutup wadah yang berpotensi menampung air hujan, dan menjaga lingkungan tetap bersih.
Kasus Awal Tahun 2026
Memasuki awal 2026, Dinas Kesehatan menemukan 9 kasus baru DBD. Wilayah bagian tengah Kabupaten Kerinci menjadi daerah dengan jumlah penderita terbanyak. Hermizan mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan langkah pencegahan sejak dini.
Langkah Pencegahan Efektif
Menurut Hermizan, mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan rutin membersihkan lingkungan, menutup serta menguras tempat penampungan air, dan menjaga pola hidup sehat, masyarakat bisa terhindar dari DBD dan penyakit menular lainnya.
“Kesadaran setiap warga sangat menentukan keberhasilan pencegahan DBD. Jangan menunggu munculnya kasus baru untuk mulai menjaga kebersihan,” pungkas Hermizan.(*)









