BUNGO,JS– Debit air Sungai Batang Pelepat dan Batang Bungo meningkat signifikan, menyebabkan air meluap ke beberapa titik di sepanjang bantaran sungai. Kenaikan ini terjadi akibat hujan yang masih terus mengguyur wilayah hulu, yang membuat aliran sungai menjadi keruh dan deras.
Saat ini permukaan air di sejumlah lokasi terus naik dan mendekati pemukiman. Di beberapa titik, air sudah meluap, yang menandakan peningkatan tekanan debit akibat hujan berkepanjangan. Kondisi ini meningkatkan potensi banjir, terutama di kawasan hilir yang dekat dengan aliran sungai.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bungo melaporkan kenaikan debit air di Sungai Batang Bungo dan Batang Tebo. Peningkatan debit ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu. Selain itu, longsor terjadi di ruas jalan Limbur Pelayang. Tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, dan pihak perusahaan setempat sudah turun tangan dengan mengerahkan alat berat.
Marwilisman, S.STP, M.E., Sekretaris BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau kondisi sungai dan potensi bencana hidrometeorologi. Menurut informasi BMKG, Kabupaten Bungo berpotensi mengalami banjir jika hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terus berlangsung.
“BPBD mengimbau masyarakat yang bermukim di daerah hilir Sungai Batang Pelepat dan Batang Bungo untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika terjadi luapan yang mengancam keselamatan, segera laporkan kepada aparat desa atau petugas terkait,” ujarnya.
Pemerintah daerah bersama BPBD memastikan untuk terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.(AN)









