Waspada Penculikan, Orang Tua Rela Menunggu Dipagar Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana upacara disalah satu sekolah di Kerinci, ditengah mengawasan orang tua yang semakin ketat ke anaknya.

Suasana upacara disalah satu sekolah di Kerinci, ditengah mengawasan orang tua yang semakin ketat ke anaknya.

KERINCI,JS– Pasca kasus Bilqis para orang tua di Kerinci dan Sungai Penuh semakin waspada terhadap keselamatan buah hatinya. Banyak orang tua yang rela menunggu lama di depan pagar sekolah demi memastikan anaknya pulang dengan aman.

Di sejumlah sekolah, grup WhatsApp antar orang tua dan guru telah dibentuk untuk mempermudah komunikasi. Tidak hanya itu, orang tua yang bekerja sebagai ASN, wiraswasta, hingga pegawai BUMN juga menjaga komunikasi ketat dengan pihak sekolah.

Baca Juga :  Ditutup Besok, Simak Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar Beasiswa Pemprov Jambi

Rini, salah seorang orang tua siswa di Kerinci, membenarkan bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan. “Saya selalu berkomunikasi dengan guru tempat anak saya bersekolah. Jujur saya sangat khawatir, bahkan sebelum jam pulang saya sudah menunggu di pagar sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Evi guru di Kota Sungai Penuh mengakui handphonenya sibuk berdering, terutama saat jam pulang sekolah. “Kami memahami kekhawatiran orang tua saat ini. Pihak sekolah juga semakin ketat mengawasi anak didik kami. Bahkan kami tidak akan mengizinkan orang yang tidak dikenal menjemput siswa kami,” jelasnya.

Baca Juga :  Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi

Upaya ini menunjukkan bahwa keamanan anak menjadi prioritas utama bagi orang tua dan pihak sekolah di tengah merebaknya isu penculikan.(AN)

Berita Terkait

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran
Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:01 WIB

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Berita Terbaru

IHSG

Bisnis

IHSG Ditutup Anjlok, Investor Dibayangi Tekanan Jual Besar

Selasa, 30 Jun 2026 - 23:01 WIB