Waspadai 8 Obat Palsu yang Masih Beredar, Ini Daftarnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Waspada obat palsu

Ilustrasi Waspada obat palsu

KESEHATAN, JS – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap obat palsu yang masih beredar di pasaran.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa temuan ini berasal dari pengawasan lapangan serta laporan masyarakat. “Kami akan terus memperbarui data obat palsu berdasarkan temuan terbaru. Masyarakat dapat memantaunya secara berkala melalui kanal khusus di website BPOM,” ujarnya, dikutip Kompas.com, Selasa (30/12/2025).

Taruna menegaskan bahwa peredaran obat palsu dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Delapan Obat Palsu yang Masih Beredar

Baca Juga :  Jaga Kesehatan Jantung, 5 Superfood Bisa Turunkan LDL

BPOM mencatat delapan jenis obat yang rawan dipalsukan, yaitu:

  1. Trihexyphenidyl Hydrochloride

    • Produsen: Holi Pharma

    • Kandungan: Trihexyphenidyl hydrochloride 2 mg

    • Nomor Izin Edar (NIE): GKL9817104710A1

  2. Hexymer

    • Produsen: Mersifarma Tirmaku Mercusana

    • Kandungan: Trihexyphenidyl hydrochloride 2 mg

    • NIE: DKL9933301710A1

  3. Tramadol Hydrochloride

    • Produsen: Holi Pharma

    • Kandungan: Trihexyphenidyl hydrochloride 2 mg

    • NIE: GKL9917108010A1

  4. Ponstan

    • Produsen: Pfizer Indonesia

    • Kandungan: Asam mefenamat 500 mg

    • NIE: DKL8519807117A1

  5. Dermovate Salep & Krim

    • Produsen: Sterling Products Indonesia

    • Kandungan: Clobetasol propionate 0,05%

    • NIE Salep: DKL9232000330A1

    • NIE Krim: DKL9232000429A1 (5 g & 10 g)

  6. Ventolin Inhaler

    • Produsen: Glaxo Wellcome S.A

    • Kandungan: Salbutamol 0,1 mg

    • NIE: DKL1832005939A1

  7. Cialis

    • Produsen: Lilly Del Caribe, Inc.

    • Kandungan: Tadalafil 5 mg, 10 mg, 20 mg

    • NIE: DKI1973401817B1 (5 mg), DKI1973401817C1 (10 mg), DKI1973401817D1 (20 mg)

Risiko Kesehatan Akibat Obat Palsu

Baca Juga :  Penting; Ini Manfaat Sarapan Pagi bagi Kesehatan Jantung

Obat palsu sering mengandung komposisi bahan yang salah. Bahkan, beberapa obat palsu menyelundupkan zat berbahaya lain yang bisa merusak kesehatan.

Akibatnya, masyarakat yang mengonsumsi obat palsu secara berulang kali bisa mengalami:

  • Keracunan dan kegagalan pengobatan

  • Resistensi terhadap obat

  • Ketergantungan serta perilaku penggunaan obat yang tidak aman

  • Risiko kematian

Selain itu, peredaran obat palsu juga meningkatkan biaya pengobatan, menurunkan produktivitas kerja, dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Cara Menghindari Obat Palsu

Untuk melindungi diri, BPOM menyarankan masyarakat memeriksa nomor izin edar dan hanya membeli obat dari apotek resmi atau penyedia terpercaya. Dengan langkah sederhana ini, masyarakat dapat secara signifikan mengurangi risiko mengonsumsi obat palsu yang berbahaya.(AN)

Berita Terkait

Kenapa Beras Harus Dicuci Sebelum Dimasak? Ini Alasannya
Ekonomi 6%, Lapangan Kerja Bakal Meledak! Ini Kata Pemerintah
Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN
Kemenag Umumkan Panduan Belajar Ramadan 2026, Simak Aturannya!
Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China
Tidur Nyaman, Bangun Kesakitan? Waspadai Bantal Terlalu Tinggi
Tak Perlu Antri, Catat cara dan Jadwal Penukaran Uang Lebaran
DPR Sorot Kesiapan Industri Bayar THR, Usulkan Revisi Aturan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:30 WIB

Kenapa Beras Harus Dicuci Sebelum Dimasak? Ini Alasannya

Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:00 WIB

Ekonomi 6%, Lapangan Kerja Bakal Meledak! Ini Kata Pemerintah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:30 WIB

Kemenag Umumkan Panduan Belajar Ramadan 2026, Simak Aturannya!

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:00 WIB

Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China

Berita Terbaru

Ilustrasi lupa akun Google

Teknologi

Lupa Akun Google? Begini Cara Pulihkannya dalam 5 Menit!

Minggu, 15 Feb 2026 - 12:00 WIB

Penampakan HUAWEI Mate X7

Teknologi

HP Lipat Terbaru Huawei Bisa Bikin Kamera Flagship Tersipu

Minggu, 15 Feb 2026 - 09:00 WIB