TEKNOLOGI,JS- Pengguna WhatsApp tidak selalu ingin memblokir seseorang ketika merasa terganggu oleh pesan yang terus masuk. Dalam kondisi tertentu, pengguna hanya ingin mengurangi gangguan tanpa memutus hubungan dengan kontak tersebut.
WhatsApp menyediakan beberapa fitur yang bisa membantu pengguna mengatur pesan masuk dengan lebih nyaman. Dengan memanfaatkan pengaturan privasi dan notifikasi, pengguna dapat membatasi gangguan dari percakapan tertentu tanpa harus menghapus atau memblokir kontak.
Cara ini juga berguna bagi pengguna yang masih membutuhkan komunikasi dengan seseorang, tetapi tidak ingin menerima pemberitahuan setiap kali kontak tersebut mengirim pesan.
Misalnya, Anda bisa mute chat WhatsApp agar notifikasi dari percakapan tertentu tidak muncul. Selain itu, pengguna dapat mengarsipkan chat sehingga percakapan tersebut tidak memenuhi daftar chat utama.
WhatsApp juga memiliki pengaturan untuk menangani pesan dari akun yang tidak dikenal. Fitur tersebut dapat membantu mengurangi pesan yang masuk dari akun asing, terutama ketika pengguna sering menerima pesan yang tidak diinginkan.
Namun, setiap fitur memiliki fungsi yang berbeda. Karena itu, penting memahami perbedaannya sebelum memilih pengaturan yang paling sesuai.
Cara Membatasi Orang Chat WhatsApp Tanpa Memblokir
Ada tiga cara yang dapat Anda gunakan untuk mengurangi gangguan pesan WhatsApp tanpa langsung memblokir kontak.
Ketiganya adalah membisukan notifikasi, mengarsipkan chat, serta mengaktifkan pengaturan untuk memblokir pesan dari akun yang tidak dikenal.
Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Mute Notifikasi Chat WhatsApp
Cara pertama cocok bagi Anda yang masih ingin menerima pesan, tetapi tidak ingin terus mendapatkan pemberitahuan dari kontak tertentu.
Ketika Anda membisukan notifikasi, pesan tetap masuk ke WhatsApp. Namun, aplikasi tidak memberikan notifikasi seperti biasanya untuk chat tersebut sesuai pengaturan mute yang Anda pilih.
Dengan demikian, Anda tetap dapat membuka percakapan kapan saja tanpa harus memblokir kontak.
Cara mute chat WhatsApp
Ikuti langkah berikut:
- Buka aplikasi WhatsApp.
- Cari ruang chat dari kontak yang ingin Anda bisukan.
- Buka percakapan tersebut.
- Tekan nama atau foto profil kontak di bagian atas.
- Pilih menu Notifications atau Notifikasi.
- Pilih Mute Notifications atau Bisukan Notifikasi.
- Tentukan durasi mute yang tersedia pada aplikasi Anda.
WhatsApp dapat menyediakan pilihan durasi tertentu, misalnya beberapa jam, satu minggu, atau lebih lama tergantung versi aplikasi.
Setelah pengaturan aktif, pesan dari kontak tersebut tetap masuk. Perbedaannya, WhatsApp tidak akan terus menarik perhatian Anda melalui notifikasi chat tersebut.
Kapan sebaiknya menggunakan mute?
Fitur mute cocok untuk situasi ketika Anda tidak ingin memutus komunikasi.
Contohnya, seseorang sering mengirim pesan pada jam kerja. Anda sebenarnya masih membutuhkan komunikasi dengannya, tetapi notifikasi yang terus muncul membuat aktivitas terganggu.
Dalam kondisi tersebut, mute menjadi pilihan yang lebih praktis daripada blokir.
Selain itu, Anda dapat menggunakan fitur ini untuk grup WhatsApp yang terlalu aktif. Dengan begitu, Anda tetap berada dalam grup tetapi tidak perlu menerima notifikasi setiap kali anggota mengirim pesan.
2. Arsipkan Chat WhatsApp agar Tidak Muncul di Daftar Utama
Cara kedua adalah menggunakan fitur Archive Chat atau arsip.
Fitur arsip membantu pengguna merapikan tampilan WhatsApp. Chat yang Anda arsipkan akan berpindah dari daftar percakapan utama ke folder Diarsipkan.
Cara ini tidak memblokir kontak. Orang tersebut masih dapat mengirim pesan kepada Anda seperti biasa.
Namun, percakapan tidak lagi memenuhi halaman utama WhatsApp sehingga tampilan aplikasi menjadi lebih rapi.
Cara mengarsipkan chat WhatsApp
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi WhatsApp.
- Cari chat yang ingin Anda arsipkan.
- Tekan dan tahan percakapan tersebut.
- Pilih ikon Arsip.
- Chat akan berpindah ke bagian Diarsipkan.
Setelah itu, Anda dapat membuka folder Diarsipkan ketika ingin melihat kembali percakapan tersebut.
Perlu diperhatikan, perilaku chat yang sudah diarsipkan dapat bergantung pada pengaturan WhatsApp yang digunakan. Karena itu, pengguna sebaiknya memeriksa pengaturan arsip jika ingin percakapan tetap berada di folder tersebut ketika menerima pesan baru.
Apa bedanya mute dan arsip?
Mute dan arsip memiliki fungsi yang berbeda.
Mute terutama berfungsi mengurangi gangguan notifikasi. Sementara itu, arsip membantu menyembunyikan percakapan dari daftar chat utama.
Anda bahkan dapat menggunakan keduanya secara bersamaan.
Misalnya, Anda memiliki satu kontak yang sering mengirim pesan tetapi belum ingin Anda blokir. Anda dapat membisukan notifikasinya kemudian mengarsipkan percakapan tersebut.
Dengan kombinasi tersebut, tampilan WhatsApp menjadi lebih bersih dan gangguan notifikasi juga berkurang.
3. Blokir Pesan dari Akun yang Tidak Dikenal
Selain mengatur chat dari kontak tertentu, WhatsApp juga menyediakan pengaturan untuk membantu pengguna mengurangi pesan dari akun yang tidak dikenal.
Fitur ini berbeda dari memblokir satu kontak secara manual.
Pengguna dapat menemukan pengaturan tersebut melalui bagian privasi WhatsApp. Nama menu dapat sedikit berbeda berdasarkan versi aplikasi, sistem operasi, bahasa, dan pembaruan yang terpasang pada perangkat.
Pada beberapa versi, WhatsApp menampilkan opsi Block Unknown Account Messages atau Blokir Pesan dari Akun Tak Dikenal di bagian pengaturan privasi lanjutan.
Cara mengaktifkan blokir pesan akun tidak dikenal
Jika opsi tersebut tersedia pada WhatsApp Anda, langkah umumnya sebagai berikut:
- Buka aplikasi WhatsApp.
- Masuk ke Settings atau Pengaturan.
- Pilih Privacy atau Privasi.
- Masuk ke bagian Advanced atau Lanjutan.
- Cari opsi Block Unknown Account Messages.
- Aktifkan fitur tersebut.
Pengaturan ini ditujukan untuk membantu mengurangi pesan dari akun yang tidak dikenal dalam kondisi tertentu.
Karena itu, fitur tersebut tidak sama dengan memblokir semua kontak yang tidak ada di daftar kontak Anda.
Pengguna tetap perlu memahami cara kerja fitur pada versi WhatsApp yang terpasang di perangkat masing-masing.
Apakah Mute WhatsApp Membuat Orang Tahu?
Tidak.
Ketika Anda menggunakan fitur mute, WhatsApp tidak mengirim pemberitahuan kepada kontak bahwa Anda telah membisukan percakapannya.
Orang tersebut tetap dapat mengirim pesan kepada Anda. Dari sisi pengirim, proses pengiriman pesan berjalan seperti biasa.
Perbedaannya terjadi pada perangkat Anda karena notifikasi untuk chat tersebut Anda atur agar tidak mengganggu.
Karena itu, mute menjadi salah satu pilihan ketika Anda ingin menjaga komunikasi tetap terbuka tanpa harus terus melihat pemberitahuan pesan.
Apakah Mengarsipkan Chat Sama dengan Memblokir?
Tidak.
Mengarsipkan chat tidak sama dengan memblokir kontak.
Ketika Anda mengarsipkan percakapan, kontak tersebut tetap dapat mengirim pesan dan melakukan komunikasi melalui WhatsApp sesuai pengaturan privasi Anda.
Sebaliknya, fitur blokir memiliki fungsi yang jauh lebih tegas karena membatasi kemampuan kontak tersebut untuk menghubungi Anda melalui WhatsApp.
Jadi, jika tujuan Anda hanya merapikan tampilan chat atau mengurangi gangguan, arsip bisa menjadi pilihan.
Apakah Orang yang Dimute Masih Bisa Mengirim Pesan?
Ya.
Mute tidak menghentikan seseorang mengirim pesan.
Pesan tetap masuk ke akun WhatsApp Anda. Hanya saja, notifikasi untuk percakapan tersebut tidak muncul sesuai pengaturan mute yang Anda pilih.
Anda masih dapat membuka WhatsApp dan membaca pesan tersebut kapan saja.
Oleh karena itu, jangan menganggap mute sebagai fitur untuk menghentikan seseorang mengirim pesan.
Jika Anda benar-benar ingin menghentikan komunikasi dari akun tertentu, fitur blokir memiliki fungsi yang berbeda.(*)










