KERINCI,JS – Semangat nasionalisme kembali menggema di Kabupaten Kerinci. Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Bupati Kerinci Monadi menunjukkan kekompakan melalui kegiatan ziarah ke Makam Pahlawan di Desa Semumu, Kecamatan Depati Tujuh.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya mengenang jasa para pahlawan sekaligus melanjutkan perjuangan melalui pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Ziarah Hari Pahlawan 2025 Penuh Makna
Sejak pagi hari, rombongan pemerintah daerah sudah berkumpul di lokasi Makam Pahlawan Desa Semumu. Mereka mengikuti prosesi ziarah dengan penuh khidmat, mulai dari penghormatan kepada arwah pahlawan, peletakan karangan bunga, hingga doa bersama.
Momentum ini semakin bermakna karena mengusung tema nasional:
“Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Pembangunan.”
Tema tersebut mencerminkan ajakan nyata kepada seluruh masyarakat untuk tidak hanya mengenang jasa pahlawan, tetapi juga meneladani semangat juang mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah memperlihatkan sinergi yang kuat antar lembaga. Sekretaris Daerah Alpian, anggota DPRD Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, serta perwakilan dari Kejaksaan, Polres Kerinci, hingga Kodim 0417 Kerinci turut hadir dalam kegiatan ini.
Alfin: Pahlawan Adalah Teladan Nyata
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan pesan yang menekankan pentingnya menjadikan pahlawan sebagai inspirasi dalam kehidupan modern.
Menurutnya, generasi saat ini menikmati kemerdekaan berkat perjuangan luar biasa para pahlawan di masa lalu. Oleh karena itu, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melanjutkan amanah tersebut.
“Pahlawan adalah teladan. Kita harus menjaga amanah mereka dan terus bergerak demi pembangunan,” tegas Alfin.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah, karena dari sejarah itulah muncul nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan pengorbanan yang relevan hingga saat ini.
Monadi: Momentum Persatuan dan Kedaulatan
Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi juga menyampaikan pandangan yang sejalan. Ia menilai Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.
Monadi menegaskan bahwa masyarakat harus menghargai perjuangan para pendahulu dengan cara menjaga persatuan, meningkatkan kedaulatan, dan terus berkontribusi dalam pembangunan.
Menurutnya, pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya semangat gotong royong dan kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat.
“Momentum ini mengajarkan kita untuk tetap bersatu, berdaulat, dan terus bergerak demi pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Monadi.
Sinergi Pemerintah Daerah untuk Pembangunan
Kekompakan antara Wali Kota Sungai Penuh dan Bupati Kerinci dalam kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi antar daerah. Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam mendorong percepatan pembangunan, terutama di wilayah yang memiliki potensi besar seperti Kerinci dan Sungai Penuh.
Selain itu, kehadiran unsur Forkopimda juga memperkuat pesan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Semua pihak harus berperan aktif, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat.
Dengan demikian, semangat Hari Pahlawan tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut dalam bentuk aksi nyata.
Pentingnya Menanamkan Nasionalisme Sejak Dini
Kegiatan ziarah ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan cinta tanah air perlu ditanamkan sejak dini agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Di era digital seperti sekarang, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, teladan dari para pahlawan menjadi fondasi penting dalam membangun karakter yang kuat.
Selain itu, kegiatan seperti ini mampu memperkuat identitas bangsa sekaligus mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan sesuatu yang datang dengan mudah.
Ziarah Jadi Pengingat Tanggung Jawab Bersama
Lebih dari sekadar tradisi, ziarah ke makam pahlawan memiliki makna mendalam sebagai pengingat bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan.
Dalam konteks saat ini, perjuangan tersebut tidak lagi dalam bentuk fisik, tetapi melalui kontribusi di berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, dan pembangunan infrastruktur.
Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tidak hanya mengenang jasa pahlawan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam membangun daerah masing-masing.
Dorongan Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2025, pembangunan berkelanjutan menjadi fokus utama. Pemerintah daerah terus mendorong berbagai program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan sosial.
Dengan semangat yang diwariskan oleh para pahlawan, pembangunan di Kerinci dan Sungai Penuh diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Selain itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.
Penutup: Semangat Pahlawan Harus Terus Hidup
Ziarah ke Makam Pahlawan Desa Semumu tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Alfin dan Monadi berhasil menunjukkan bahwa kepemimpinan yang solid dan kompak mampu memberikan contoh positif bagi masyarakat.
Akhirnya, semangat para pahlawan harus terus hidup dalam setiap langkah pembangunan. Dengan menjaga persatuan, meningkatkan kontribusi, dan bekerja sama, masyarakat dapat melanjutkan perjuangan menuju masa depan yang lebih baik.(AN)
Penulis : Aan Pratama









