JAKARTA,JS- 2025, Kemendikti Salurkan KIP Kuliah untuk 200 ribu Mahasiswa
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengungkapkan hasil positif dalam penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa tidak mampu di tahun 2025. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikti Saintek, Togar M Simatupang, menyatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan KIP Kuliah kepada 200.000 mahasiswa baru pada Rabu, 24 Desember 2025, dalam acara temu media di Jakarta.
Pencapaian Kemendikti Saintek dalam Penyaluran KIP Kuliah
Togar mengungkapkan bahwa tahun ini Kemendikti Saintek berhasil menyalurkan KIP Kuliah kepada 200.000 mahasiswa baru yang berhak menerima bantuan tersebut. Pencapaian ini menunjukkan komitmen Kemendikti Saintek dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Target Penerima KIP Kuliah Tercapai 100,6%
Kemendikti Saintek menargetkan 844.174 mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan untuk menerima KIP Kuliah pada 2025. Namun, angka ini terlampaui. Total penerima KIP Kuliah mencapai 1.050.454 mahasiswa, melebihi target yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto, yakni 1.044.174 orang.
Togar menyampaikan, “Kami berhasil melampaui target dengan total anggaran sebesar Rp 14,30 triliun. Realisasi penyaluran KIP Kuliah mencapai 100,60%, dengan dana yang terpakai sebesar 95,46%.”
Peningkatan Anggaran dan Efisiensi Penyaluran
Kemendikti Saintek juga menunjukkan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Dengan total anggaran Rp 14,98 triliun, dana yang terpakai mencapai 95,46%. Hal ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam penyaluran bantuan yang tepat sasaran. Bahkan, persentase penyaluran KIP Kuliah yang melampaui 100% menunjukkan keberhasilan Kemendikti Saintek dalam memaksimalkan sumber daya yang ada.
Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik)
Selain KIP Kuliah, Kemendikti Saintek juga menyalurkan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) kepada mahasiswa dari daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal), Orang Asli Papua (OAP), anak TKI di luar negeri, serta penyandang disabilitas. Pada tahun 2025, target penerima beasiswa ADik adalah 9.174 mahasiswa. Saat ini, 8.783 mahasiswa telah menerima dana bantuan sebesar Rp 159,07 miliar.
Komitmen Kemendikti Saintek dalam Akses Pendidikan
Kemendikti Saintek terus berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat. Program KIP Kuliah dan ADik diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan, memberikan kesempatan yang lebih merata, serta mendukung mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan wilayah terpencil. Kemendikti Saintek yakin bahwa pendidikan adalah kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.(AN)









