DPR Didorong Bahas Nasib Honorer dan PPPK

Aliansi Honorer R2 R3 Kirim Surat Audiensi ke DPR

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi surat audiensi terkait nasib PPPK Paruh waktu dan penuh waktu hingga honorer, oleh aliansi honorer R2,R3 UNTUK DPR RI

Ilustrasi surat audiensi terkait nasib PPPK Paruh waktu dan penuh waktu hingga honorer, oleh aliansi honorer R2,R3 UNTUK DPR RI

JAKARTA,JS- DPR Didorong Bahas Nasib Honorer dan PPPK

Aliansi Gabungan R2 R3 Indonesia mengirim surat resmi kepada pimpinan DPR dan Ketua Komisi II DPR untuk meminta audiensi terkait nasib pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu. Ketua Umum Aliansi, Faisol Mahardika, mengatakan sekretariat DPR menerima surat tersebut pada 29 Januari 2026. “Kami menyurati Ketua DPR RI, Ibu Puan Maharani, dan Komisi II. Semua surat sudah diterima,” ujarnya.

Harapan Audiensi dan Keterlibatan Forum Honorer

Baca Juga :  Terbaru, PPPK Paruh Waktu Bakal Naik Status ke Penuh Waktu

Aliansi berharap Komisi II DPR segera membahas permintaan audiensi ini dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama pemerintah. Selama ini, Komisi II belum menyinggung isu honorer, PPPK penuh, maupun PPPK paruh waktu dalam rapat kerja maupun RDP. Faisol menegaskan, “Jika DPR tidak menjadwalkan pembahasan isu ini, kami akan meminta jadwalnya sendiri. Masalah honorer dan PPPK belum terselesaikan. DPR tetap harus membahasnya.”

DPR dan Pemerintah Didorong Memberi Respons

Baca Juga :  Insentif Guru Honorer Naik Rp400 Ribu, DPR Nilai Belum Layak

Faisol yakin Kementerian PAN-RB dan BKN akan merespons secara serius apabila DPR mengagendakan rapat. Aliansi juga meminta DPR mendengar langsung aspirasi forum-forum honorer tentang PPPK paruh waktu dan tenaga non-ASN. Ia menekankan pentingnya tindakan segera: “DPR dan pemerintah tidak boleh menutup mata.

Aliansi meminta DPR, khususnya Komisi II, memfasilitasi aspirasi honorer karena Komisi II memiliki kemitraan langsung dengan KemenPAN-RB. Faisol menegaskan, jika DPR tidak menanggapi, para PPPK paruh waktu dan honorer akan menggelar aksi di daerah maupun ibu kota. “Kami akan terus berjuang sampai semua PPPK paruh waktu bisa menjadi ASN penuh waktu. Jangan biarkan kami hidup dengan gaji rendah, sementara beban kerja setara PNS,” pungkas Faisol Mahardika.(*)

Berita Terkait

Resmi dari Kemenag: Insentif Guru Non ASN Mulai Dicairkan Juni 2026
Kabar Baik! 2.361 Lowongan Kerja Dibuka di Bandung Utama Job Fair 2026, Cek Posisi dan Syaratnya
Gaji PPPK Paruh Waktu Daerah Ini Sudah Disiapkan, Namun Cuma Sampai Bulan Juni
Terbaru!, Cara Daftar Barcode BBM Subsidi Pertalite dan Solar 2026, Syarat Lengkap hingga Disetujui
PP Dana Pensiun PPPK Tak Kunjung Terbit, Ribuan Guru dan Tenaga Honorer Terancam Pensiun Tanpa Jaminan Hari Tua
Kenaikan Harga Pertamax Picu Kekhawatiran Baru, Daya Beli Kelas Menengah Tertekan
Update Haji 2026: Lebih dari 66 Ribu Jemaah Indonesia Sudah Pulang, Kemenhaj Sampaikan Imbauan Penting
Cara Daftar Bansos Digital 2026, Verifikasi Cuma 15 Menit dan Lebih Tepat Sasaran
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:01 WIB

Resmi dari Kemenag: Insentif Guru Non ASN Mulai Dicairkan Juni 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:02 WIB

Kabar Baik! 2.361 Lowongan Kerja Dibuka di Bandung Utama Job Fair 2026, Cek Posisi dan Syaratnya

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:31 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Daerah Ini Sudah Disiapkan, Namun Cuma Sampai Bulan Juni

Senin, 15 Juni 2026 - 16:01 WIB

Terbaru!, Cara Daftar Barcode BBM Subsidi Pertalite dan Solar 2026, Syarat Lengkap hingga Disetujui

Senin, 15 Juni 2026 - 08:01 WIB

PP Dana Pensiun PPPK Tak Kunjung Terbit, Ribuan Guru dan Tenaga Honorer Terancam Pensiun Tanpa Jaminan Hari Tua

Berita Terbaru