Petani Kegirangan, Berikut Harga TBS Sawit di Jambi

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak prosesi pemanenan buah sawit, ditengah naiknya Harga sawit

Tampak prosesi pemanenan buah sawit, ditengah naiknya Harga sawit

JAMBI,JS– Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi naik signifikan pada periode 30 Januari hingga 5 Februari 2026. Kenaikan ini langsung dirasakan para petani, yang kini merasa lebih lega menghadapi biaya produksi yang terus meningkat.

Kenaikan TBS untuk Semua Usia Tanaman

Baca Juga :  TNBS Musnahkan 98,8 Hektare Sawit Ilegal di Taman Nasional

Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Jambi menetapkan harga TBS untuk tanaman berusia 10–20 tahun naik sebesar Rp98,66 per kilogram, sehingga kini mencapai Rp3.592,08 per kilogram. Harga ini menjadi salah satu level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Selain tanaman usia produktif, kenaikan harga juga terjadi pada tanaman dengan kelompok usia lain. Berikut rincian harga TBS berdasarkan usia tanaman:

  • Usia 10–20 tahun: Rp3.592,08/kg
  • Usia 9 tahun: Rp3.483,63/kg
  • Usia 8 tahun: Rp3.416,46/kg
  • Usia 7 tahun: Rp3.345,16/kg
  • Usia 6 tahun: Rp3.262,86/kg
  • Usia 5 tahun: Rp3.132,10/kg
  • Usia 4 tahun: Rp2.994,46/kg
  • Usia 3 tahun: Rp2.802,88/kg
  • Usia 21–24 tahun: Rp3.484,73/kg
  • Usia 25 tahun: Rp3.326,16/kg

Harga Komoditas Turunan Sawit Mendorong Kenaikan

Baca Juga :  Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG Muaro Jambi Bertambah

Kenaikan harga TBS tidak lepas dari pergerakan harga komoditas turunan sawit. Harga Crude Palm Oil (CPO) berada di level Rp14.566,16 per kilogram, sementara harga kernel mencapai Rp11.651,57 per kilogram. Selain itu, Indeks K ditetapkan sebesar 94,49 persen, yang menjadi faktor penting dalam perhitungan harga TBS.

Harapan Petani Sawit

Para petani menyambut baik tren kenaikan harga ini. Mereka berharap harga TBS tetap stabil sehingga memberikan kepastian pendapatan. Kenaikan harga dianggap mampu memberi “napas segar” bagi pekebun, terutama di tengah fluktuasi biaya produksi dan meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari.

Dengan kondisi ini, sektor sawit di Jambi menunjukkan potensi yang semakin menjanjikan bagi para pekebun, sekaligus memberikan semangat baru dalam menjalankan usaha perkebunan.(*)

Berita Terkait

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan

Berita Terbaru